Badan Bahasa dan Pemkot Kendari kolaborasi tingkatkan budaya literasi

1 hour ago 3
Salah satunya adalah bagaimana pemanfaatan buku-buku bermutu yang telah disusun, dicetak oleh Badan bahasa di satuan-satuan pendidikan, begitu juga kolaborasi dan pemberdayaan komunitas literasi

Kendari (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjalin kerja sama strategis untuk meningkatkan budaya literasi, sekaligus memperkuat perlindungan bahasa di daerah itu.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RI Hafidz Muksin menjelaskan rendahnya indeks literasi nasional menjadi landasan utama kerja sama ini. Sinergi tersebut akan difokuskan pada pemanfaatan buku-buku bermutu di satuan pendidikan serta pemberdayaan komunitas literasi di Kota Kendari.

"Kerja sama ini menyasar upaya peningkatan literasi di Kota Kendari, salah satunya melalui pemanfaatan buku-buku bermutu yang telah disusun dan dicetak oleh Badan Bahasa untuk satuan-satuan pendidikan," kata Hafidz Muksin usai meneken nota kesepakatan (MoU) bersama Pemkot Kendari tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah.

Baca juga: Kemendikdasmen gandeng kampus-pemda perkuat literasi bahasa di Aceh

Bahwa berdasarkan data, lanjutnya, budaya literasi di Indonesia pada umumnya masih sangat rendah, sehingga dengan kerja sama tersebut pihaknya akan menyasar upaya untuk peningkatan literasi, khususnya di Kota Kendari.

"Salah satunya adalah bagaimana pemanfaatan buku-buku bermutu yang telah disusun, dicetak oleh Badan bahasa di satuan-satuan pendidikan, begitu juga kolaborasi dan pemberdayaan komunitas literasi," ujarnya.

Hafidz Muksin juga menjelaskan saat ini pihaknya tengah memberikan dukungan terhadap literasi antara lain melalui pemberian bantuan pemerintah kepada sejumlah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kendari. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif komunitas dalam melestarikan budaya baca.

Selain literasi, kata dia, poin penting dalam kolaborasi tersebut adalah penguatan kemahiran berbahasa melalui Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).

Baca juga: Kemendikdasmen-Komisi X DPR kolaborasi perkuat literasi bahasa sastra

"Kami harapkan UKBI ini nantinya masif dilakukan bagi siswa dan guru di Kota Kendari sebagai tolok ukur kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan benar," ujarnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menyatakan dukungan penuh atas inisiatif tersebut. Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Kendari akan menyiapkan ruang-ruang publik yang ramah terhadap kegiatan komunitas dan minat baca anak.

"Atas nama pemerintah kota, kami memberikan dukungan sebesar-besarnya. Ke depan ruang publik dan ruang interaksi akan kami kembangkan untuk komunitas dan anak-anak kita agar minat baca dan pelestarian bahasa daerah terus terjaga," ucap Sudirman.

Baca juga: Kemendikdasmen rilis ribuan judul buku terjemahan cerita anak

Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |