Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menyalurkan bantuan logistik bagi korban kebakaran di RW 09 Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora.
"Berdasarkan data sementara, terdapat kurang lebih 231 jiwa yang terdampak," kata Iin saat meninjau lokasi pengungsian di Mushalla Darul Jama, RW 09 Tanah Sereal, pada Jumat.
Sebagian warga telah dievakuasi ke mushalla dan sebagian lainnya mengungsi ke rumah kerabat. "Bantuan yang disalurkan hari ini meliputi perlengkapan mandi, air mineral matras dan selimut," ujarnya.
Selain bantuan logistik, Pemerintah Kota Jakarta Barat (Jakbar) juga akan menyalurkan bantuan untuk kebutuhan balita.
Baca juga: Lima orang petugas terluka akibat kebakaran di Tanah Sereal Jakbar
Pihyakan menindaklanjuti kebutuhan lain seperti susu bayi, pakaian dalam, biskuit serta bantuan makanan. "Dinas Sosial telah menyiapkan bantuan makanan untuk makan siang dan buka puasa," katanya.
Sebanyak 29 rumah ludes akibat kebakaran di Jalan Tanah Sereal 13 RT 11/RW 09 Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat dini hari.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri mengatakan, informasi kebakaran diketahui warga sekitar pada pukul 02.30 WIB.
"Warga yang sedang bermain karambol melihat karyawan konveksi berlarian meminta pertolongan untuk mencoba memadamkan api yang membakar mesin konveksi di lantai satu," ujar Suheri.
Baca juga: Pemprov DKI diminta bangun hidran mandiri di lokasi padat penduduk
Namun, kata Suheri, api tidak bisa dipadamkan dan semakin membesar hingga merambat ke lantai tiga melalui jalur pendistribusian kain antarlantai.
Api pun membesar hingga merambat ke bangunan lain. Petugas pemadam tiba di lokasi pada pukul 08.39 WIB dan langsung memulai operasi pemadaman.
Pihaknya mengerahkan 31 unit berkekuatan 155 personel untuk memadamkan kebakaran yang melanda area seluas 1.000 meter persegi (m2) tersebut.
Akibat kebakaran tersebut, 58 kepala keluarga (KK) dengan 231 jiwa harus mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal. Selain itu, lima petugas dilaporkan terluka selama proses pemadaman.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































