Ukraina dituding serang kafe dan hotel di Kherson, 24 orang tewas

3 hours ago 6

Moskow (ANTARA) - Tiga pesawat nirawak (drone) menghantam sebuah kafe dan hotel di Wilayah Kherson dan menewaskan 24 orang dan melukai lebih dari 50 orang lainnya, kata Gubernur Vladimir Saldo pada Kamis (1/1).

"Malam ini, musuh [Ukraina] melakukan serangan drone terarah ke tempat warga sipil merayakan Tahun Baru. Tiga drone menghantam sebuah kafe dan hotel di pesisir Laut Hitam di Khorly," kata Saldo, yang ditunjuk oleh Rusia sebagai gubernur di wilayah itu.

"Data sementara: lebih dari 50 orang terluka, 24 tewas. Kami masih mengklarifikasi jumlahnya. Banyak yang terbakar hidup-hidup. Seorang anak tewas," ujarnya.

Saldo mengatakan serangan itu terjadi hampir tepat pada pergantian tahun. Api telah dipadamkan dan tim medis masih berjuang menyelamatkan nyawa para korban luka, katanya.

Meski berada di Ukraina, Kherson dikuasai oleh Rusia sebagai bagian resmi dari wilayahnya. Pada 30 September 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit aneksasi Kherson dan tiga wilayah Ukraina lainnya: Donetsk, Luhansk, dan Zaporizhzhia.

Menanggapi serangan drone itu, Ketua Majelis Tinggi Parlemen Rusia Valentina Matvienko pada Kamis mengatakan Rusia meminta komunitas internasional dan para pemimpin negara mengecam serangan tersebut.

Tidak ada alasan yang bisa membenarkan serangan terhadap warga sipil pada malam perayaan Tahun Baru, katanya.

Matvienko menambahkan bahwa militer Ukraina mengetahui adanya warga sipil, termasuk anak-anak, di kafe itu, tetapi tetap melakukan serangan yang disengaja.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Ukraina tentang peristiwa itu.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Zelenskyy: "10 persen" lagi perang Rusia-Ukraina akan berakhir
Baca juga: Para pemimpin Eropa khawatirkan rencana perdamaian Ukraina

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |