Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mulai menyusun analisa Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagai langkah strategis pengisian jabatan dengan memastikan setiap pegawai menempati posisi sesuai kompetensi bidang.
"Pengisian jabatan harus berdasarkan kapasitas, kompetensi maupun beban kerja masing-masing sumber daya manusia. Jabatan harus diisi oleh orang yang tepat," kata Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Luthfi Hasan di Cikarang, Minggu.
Dia mengatakan kegiatan kick off and awareness analisis jabatan dan Penyusunan SOTK menjadi langkah awal pembenahan organisasi di lingkungan perusahaan dengan target tuntas dalam beberapa bulan ke depan.
Dirinya menegaskan siapa pun yang nanti menempati jabatan tertentu harus mampu memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan. Di sisi lain, kekompakan dan soliditas seluruh pegawai juga harus tetap terjaga.
"Pencanangan melalui kick off yang diisi workshop pada Jumat kemarin menjadi titik awal implementasi dari prinsip the right man in the right place atau menempatkan pegawai sesuai kompetensi," ucapnya.
Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi Ani Gustini berharap penyusunan SOTK baru dapat dituntaskan dalam beberapa bulan ke depan sebagai dasar penempatan pegawai yang kompeten pada setiap posisi.
"Penyusunan SOTK juga penting untuk mencegah tumpang tindih tugas antarbagian atau divisi sekaligus memperkuat tata kelola sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Sementara itu, Plt. Direktur Usaha Lilie Subali melanjutkan ketepatan mengisi jabatan turut menentukan kinerja perusahaan baik dari aspek pelayanan publik maupun lini usaha sesuai perencanaan bisnis yang telah ditetapkan pada periode tahun 2023-2027.
"Perusahaan dalam bussiness plan 2023-2027 menargetkan jumlah sambungan langganan atau pelanggan hingga akhir 2027 sebanyak 569.405 sambungan langsung. Posisi saat ini mencapai 360.000 lebih sambungan pelanggan," katanya.
Perusahaan sepanjang 2025-2026 juga telah merealisasikan penambahan pelanggan dari sektor industri meski secara kuantitas masih relatif kecil dibandingkan pelanggan rumah tangga dan niaga.
"Persentase penambahan pelanggan sektor industri memang kecil namun dengan keuntungan berlipat ganda dibanding pelanggan rumah tangga maupun niaga. Tahun ini semoga bisa dimaksimalkan lagi penambahan pelanggan sektor industri," kata dia.
Baca juga: Dewas restui Tirta Bhagasasi evaluasi kerja sama air curah
Baca juga: Tirta Bhagasasi pasok air bersih penuhi kebutuhan korban banjir
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































