HPI Kalbar dan Sarawak perkuat diplomasi wisata

2 hours ago 2

Pontianak (ANTARA) - Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPD HPI) Kalimantan Barat dan Sarawak Tour Guide Association (SkTGA) menggelar pertemuan perdana di Kuching, Sarawak, Malaysia, untuk meningkatkan hubungan kerja sama pariwisata Indonesia dan Malaysia di kawasan Borneo.

"Pertemuan tersebut menjadi tonggak awal penguatan komunikasi dan kolaborasi antara organisasi profesi pramuwisata di kedua wilayah yang selama ini memiliki kedekatan geografis dan potensi besar dalam pengembangan wisata lintas batas," kata Delegasi DPD HPI Kalimantan Barat dipimpin Ketua DPD HPI Kalbar Fahroollyadi di Sarawak, Minggu.

Fahroollyadi didampingi Bendahara Sohirah, Biro Organisasi Iwan Ponti, Biro Hukum dan Etik Anwar, serta Biro Hubungan Internasional Victor William Totti, disambut oleh 26 pengurus dan anggota aktif SkTGA yang menunjukkan semangat persahabatan dan komitmen bersama dalam memajukan profesi pramuwisata di Pulau Borneo.

Selama sekitar dua jam, kedua organisasi membahas berbagai isu strategis kepariwisataan, mulai dari peningkatan kompetensi pramuwisata, perlindungan profesi, standar pelayanan wisatawan, etika kepemanduan, hingga tantangan yang dihadapi pemandu wisata di Indonesia dan Malaysia.

Selain itu, kedua organisasi juga saling bertukar pengalaman mengenai tata kelola organisasi profesi serta program-program pengembangan sumber daya manusia yang telah dijalankan masing-masing pihak.

Fahroollyadi mengatakan kedekatan geografis Kalimantan Barat dan Sarawak merupakan modal penting untuk membangun sinergi yang lebih kuat di sektor pariwisata.

"Sebagai wilayah yang bertetangga langsung, Kalimantan Barat dan Sarawak memiliki peluang besar untuk tumbuh bersama melalui sektor pariwisata. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan silaturahmi, tetapi merupakan langkah awal membangun kemitraan strategis bagi peningkatan profesionalisme pramuwisata dan pengembangan wisata lintas negara," katanya.

Baca juga: Kota Miri Serawak ingin mempererat kerja sama dengan Kota Singkawang

Baca juga: Konsul Malaysia : perdagangan Kalbar-Sarawak 300 juta RM

Menurut dia, komunikasi yang berkelanjutan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata sekaligus memperkuat konektivitas wisata antara Indonesia dan Malaysia di kawasan Borneo.

Dalam pertemuan tersebut, kedua organisasi juga menjajaki peluang kerja sama berupa pertukaran informasi, pelatihan bersama, peningkatan kapasitas pramuwisata, promosi destinasi wisata, hingga pengembangan paket wisata lintas batas.

Program kolaboratif tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing industri pariwisata di Kalimantan Barat dan Sarawak.

DPD HPI Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota SkTGA atas sambutan hangat dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan selama kunjungan berlangsung.

"Pertemuan perdana tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan diplomasi pariwisata Indonesia-Malaysia di kawasan Borneo menuju industri pariwisata yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan," tuturnya.

Baca juga: STB catat lebih dari 500 ribu turis Indonesia kunjungi Sarawak

Baca juga: PLN siapkan jual beli listrik dengan Sarawak

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |