Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto berharap Indonesia mampu memproduksi bensin berbahan baku tanaman dalam tiga hingga empat tahun mendatang sebagai bagian dari penguatan kemandirian energi nasional.
"Profesor-profesor kita sekarang sedang mengembangkan bensin dari kelapa sawit, etanol dari singkong, dari jagung, dari sorgum. Jadi saya harap dalam tiga-empat tahun lagi kita nanti juga bisa menghasilkan bensin dari tanaman," kata Presiden Prabowo Subianto saat Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu.
Menurut Presiden, pengembangan bahan bakar berbasis komoditas pertanian tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk petani singkong, jagung, dan komoditas lainnya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian.
"Berarti petani singkong akan hidup makmur, petani jagung akan hidup makmur, petani-petani di seluruh Indonesia akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan untuk keluarganya sendiri," ujarnya.
Baca juga: Prabowo: Ekonomi kerakyatan harus kembali jadi arah pembangunan
Prabowo mengatakan pemerintah juga telah memulai implementasi biodiesel B50 yang menggunakan campuran 50 persen minyak kelapa sawit.
Ia menyebut pemanfaatan bahan bakar berbasis kelapa sawit memungkinkan Indonesia menghentikan impor solar mulai bulan ini.
"Baru beberapa hari yang lalu kita meluncurkan B50, solar 50 persen dari kelapa sawit. Petani kelapa sawit ada di Indonesia, minyak kelapa sawit di Indonesia. Kita mulai bulan ini tidak impor lagi solar dari luar negeri," katanya.
Baca juga: Prabowo ajak masyarakat perkuat persatuan dan tinggalkan budaya dengki
Menurut Prabowo, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri.
Selain itu, Presiden mengatakan pemerintah telah mencatat capaian swasembada pangan pada tahun pertama masa pemerintahannya sehingga Indonesia tidak lagi mengimpor sejumlah komoditas pangan dan mulai melakukan ekspor.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat bangsa dan membela kepentingan rakyat Indonesia.
"Kita berada di jalan yang lurus, membela rakyat adalah kehormatan bagi bangsa Indonesia. Membela rakyat adalah kehormatan bagi setiap patriot. Saya tidak akan ragu-ragu, saya akan terus membela dan memperkuat bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia," kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo: Kopdes tingkatkan kesejahteraan rakyat hingga Rp223 triliun
Baca juga: Presiden Prabowo sebut kesejahteraan petani kian meningkat
Baca juga: Prabowo: Gagasan Kopdes Merah Putih sudah dipikirkan puluhan tahun
Pewarta: Fathur Rochman/Maria Cicilia Galuh
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































