Jakarta (ANTARA) - Perusahaan otomotif Jepang Suzuki Motor Corp. memproduksi biogas untuk bahan bakar kendaraan dari kotoran sapi di India, yang merupakan pasar utama mobilnya.
Dikutip dari Kyodo, Minggu (19/4), pada pertengahan Maret, produsen mobil tersebut memperkenalkan fasilitas biogas kepada wartawan di Bhukhala, negara bagian Gujarat, India bagian barat. Di pabrik tersebut, kotoran sapi difermentasi selama satu bulan dalam tangki besar.
Gas yang dihasilkan kemudian dimurnikan menjadi bahan bakar dan disalurkan kepada warga sekitar melalui stasiun pengisian yang berada di dekat fasilitas tersebut. Sisa hasil pengolahan dijual sebagai pupuk organik.
Baca juga: EV pertama Suzuki eVitara resmi meluncur, harga Rp750 jutaan
Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan berbasis gas alam terkompresi (CNG), yang menghasilkan emisi karbon dioksida lebih rendah dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Kendaraan berbasis CNG saat ini mencakup sekitar seperlima pasar otomotif India.
Produksi biogas oleh Suzuki merupakan upaya mendorong dekarbonisasi sekaligus meningkatkan pendapatan peternak lokal.
Pemanfaatan kotoran sapi juga membantu mengurangi emisi metana, yang menjadi salah satu penyebab utama pemanasan global. Tanpa pengolahan, emisi tersebut akan dilepaskan langsung dari limbah.
Fasilitas biogas Suzuki mampu mengolah hingga 100 ton kotoran sapi per hari dan menghasilkan sekitar 1,5 ton biogas, cukup untuk mengoperasikan sekitar 850 kendaraan selama satu hari.
Suzuki membeli kotoran sapi dari peternak setempat dengan harga satu rupee (sekitar Rp184) per kilogram, yang menghasilkan pendapatan tahunan sekitar 72.000 rupee (sekitar Rp13,2 juta) bagi rata-rata rumah tangga.
Saat ini, Suzuki mengoperasikan dua pabrik biogas di India dan berencana membangun tujuh fasilitas tambahan. Seorang pejabat perusahaan menyatakan bahwa Suzuki menargetkan ekspansi operasinya ke seluruh wilayah India.
Baca juga: Program Biogas PLN Peduli wujudkan energi bersih di Sinjai
Baca juga: Pemkot Jaktim targetkan delapan instalasi biogas rampung 2025
Baca juga: Program konversi popok bekas jadi bahan bakar alternatif diluncurkan
Baca juga: Pakar: Jerami dapat menjadi bahan bakar alternatif
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

















































