Kabupaten Bogor (ANTARA) - Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan mayoritas warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, puas terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam satu tahun terakhir, meski persoalan ekonomi masih menjadi catatan utama masyarakat.
Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro mengatakan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Bupati Bogor Rudy Susmanto mencapai 80,3 persen, sementara kepuasan terhadap Wakil Bupati Ade Ruhandi berada di angka 79,3 persen berdasarkan survei yang dilakukan pada 6-11 Februari 2026.
“Secara umum evaluasi publik terhadap pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Bogor dinilai positif, khususnya dalam aspek pemerintahan dan keamanan,” kata Bawono dalam paparan hasil survei evaluasi publik satu tahun pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong, Minggu.
Survei tersebut dilakukan terhadap 410 responden yang dipilih melalui metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 4,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan secara tatap muka dan disertai proses kontrol kualitas melalui spot check terhadap 20 persen sampel.
Hasil survei mencatat sebanyak 64,6 persen responden menilai kondisi pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Bogor berada dalam kategori baik atau sangat baik. Selain itu, kondisi keamanan juga mendapat evaluasi positif dengan angka 63,6 persen responden menyatakan baik atau sangat baik.
Meski demikian, aspek ekonomi masih menjadi perhatian warga. Sebanyak 50,2 persen responden menilai kondisi ekonomi daerah berada pada kategori sedang, sementara sebagian warga lainnya menilai belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam temuan survei, persoalan paling mendesak yang dirasakan warga adalah sulitnya mencari lapangan kerja, yang disebut oleh 40,3 persen responden. Keluhan lainnya yakni harga kebutuhan pokok yang mahal sebesar 24 persen, serta kondisi jalan rusak yang mencapai 11,2 persen.
Bawono menjelaskan, tingginya tingkat kepuasan terhadap kepala daerah dapat menjadi modal positif bagi pemerintahan ke depan, namun tetap perlu diimbangi dengan upaya menjawab harapan publik terutama di sektor ekonomi dan ketenagakerjaan.
Menurutnya, hasil survei memperlihatkan adanya persepsi positif terhadap arah pemerintahan daerah, tetapi masyarakat tetap memberikan sinyal kuat agar pemerintah fokus pada persoalan ekonomi yang dirasakan langsung di tingkat rumah tangga.
Selain aspek pemerintahan daerah, survei juga mencatat mayoritas warga menilai kondisi penegakan hukum di Kabupaten Bogor cukup baik, serta menilai pemerintah daerah relatif bersih dari praktik korupsi dan suap.
Survei evaluasi publik ini dilakukan sebagai bagian dari pengukuran persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah setelah satu tahun masa pemerintahan berjalan, sekaligus menjadi gambaran awal tantangan yang harus dihadapi dalam periode selanjutnya.(KR-MFS)
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































