Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Selatan (Jaksel) melatih sebanyak 50 warga membuat aneka kue dan pastry dalam Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri (PTKM) Lanjutan Angkatan Pertama.
"Mengingat banyaknya terobosan baru di bidang aneka kue, kami ingin peserta tidak ketinggalan dalam mendalami dunia kuliner ini," kata Kepala Sudin Nakertransgi Jakarta Selatan Syamwil di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Taman Gajah, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa.
Dia mengatakan pelatihan tersebut merupakan lanjutan bagi peserta yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan tahap awal.
Pelatihan itu, kata dia, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, khususnya dalam bidang aneka kue, pastry, dan industri kuliner.
Menurut dia, materi yang diberikan dalam pelatihan kali ini meliputi teknik menghias kue dan pengemasan produk dari sisi estetika sehingga lebih menarik minat konsumen.
"Untuk peserta yang hadir hari ini berjumlah 50 orang. Mereka berasal dari 10 kecamatan di wilayah Jakarta Selatan," ujar Syamwil.
Baca juga: Sudin Nakertransgi Jaksel latih warga Pasar Minggu buat aneka kue
Dia pun berpesan agar seluruh peserta tetap bersemangat dan fokus mengikuti pelatihan karena ilmu mengenai pembuatan aneka kue tidak mudah diperoleh secara mendalam tanpa pelatihan khusus.
"Kegiatan ini sangat penting. Melalui pelatihan ini, peserta akan mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat," tutur Syamwil.
Sementara itu, salah seorang peserta asal Kecamatan Pasar Minggu Widianingsih mengaku senang dapat kembali mengikuti pelatihan tersebut setelah sebelumnya mengikuti pelatihan dasar selama lima hari.
"Kemarin sempat ikut yang lima hari pelatihannya. Karena ada informasi penambahan materi lanjutan, saya daftar, dan Alhamdulillah, bisa mengikutinya lagi," ucap Widianingsih.
Dia menyebutkan dalam pelatihan satu hari tersebut, peserta diajarkan membuat sponge cake dengan corak menarik menggunakan teknik glaze.
Dalam kesempatan itu, dia turut mengajak warga lainnya, khususnya ibu rumah tangga yang memiliki usaha, untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan gratis yang diselenggarakan pemerintah tersebut.
"Pesan saya kepada warga lainnya, terutama ibu rumah tangga yang mempunyai usaha, jangan melewatkan kesempatan jika ada pelatihan, apalagi pelatihannya gratis. Waktu adalah emas dan ilmu itu sangat bermanfaat," ungkap Widianingsih.
Baca juga: Dorong pengembangan UMKM, Pemkot Jaksel adakan pelatihan bisnis kopi
Baca juga: Pemkot Jaksel beri pelatihan bagi pedagang Teras Lenteng Agung
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































