Sudin LH Jaksel: Buang sampah sembarangan bisa kena denda Rp500 ribu

3 days ago 4

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan (Jaksel) menegaskan siapa saja yang membuang sampah sembarangan, dapat dikenai denda administrasi Rp500 ribu.

"Setiap orang yang terbukti membuang sampah sembarangan di ruang publik, seperti jalan, taman, maupun saluran air, dapat dikenakan sanksi administratif berupa denda maksimal Rp500 ribu," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Penaatan Hukum (PPH) Sudin LH Jakarta Selatan Henriko di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan denda tersebut merupakan bentuk penegakan Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, khususnya Pasal 130.

Denda tersebut, sambung dia, merupakan tindak lanjut atas keresahan warga karena lingkungan menjadi kotor akibat maraknya orang yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan.

"Seluruh hasil denda disetorkan ke kas daerah. Semoga penindakan tegas ini dapat membuat efek jera agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya," ujar Henriko.

Setelah membayar denda, kata dia, para pelanggar juga akan menerima notifikasi melalui aplikasi WhatsApp sebagai bukti dana denda tersebut telah disetorkan ke kas daerah.

"Semuanya tercatat secara transparan. Para pelanggar akan mengetahui bahwa uang denda yang mereka bayarkan sudah disetorkan ke kas daerah," tutur Henriko.

Baca juga: Pemkot Jaksel kaji RPTRA sebagai lokasi pengembangan teba modern

Lebih lanjut, dia mengatakan selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak mengulangi pelanggaran serupa.

Upaya itu pun diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempatnya serta menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama demi mewujudkan Jakarta yang bersih, tertib, dan nyaman," ungkap Henriko.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Gufron mengapresiasi upaya Sudin LH Jakarta Selatan dalam menindak para pelaku yang membuang sampah sembarangan.

Dia berharap penindakan itu dapat terus dilakukan secara intensif karena para pelaku kerap memanfaatkan kelengahan petugas untuk membuang sampah pada malam hari.

"Biasanya, mereka membuang sampah tengah malam. Sampah hanya diletakkan di dekat tiang atau di pinggir jalan sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan membuat lingkungan terlihat kumuh," papar Gufron.

Sebelumnya, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap delapan pelaku yang membuang sampah sembarangan di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama.

Dalam operasi tersebut, kepolisian, dan kelurahan setempat menindak delapan pelaku yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Jaksel targetkan 6.023 RT terapkan pemilahan sampah biopori dan teba

Baca juga: Sudin LH Jaksel OTT pelaku pembuang sampah sembarangan di Jagakarsa

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |