Festival kuliner tutup peringatan 100 tahun Jam Gadang Bukittinggi

2 hours ago 1

Bukittinggi,- (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menutup peringatan 100 tahun jam Gadang dengan festival kuliner tradisional gratis yang berlangsung Minggu (21/6).

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias Minggu, mengatakan festival kuliner tradisional ini didukung sejumlah donatur sehingga pendanaan makanan yang disediakan tidak menyedot dana APBD.

Ramlan menyampaikan, festival kuliner tradisional gratis menjadi wujud kebersamaan masyarakat dalam merayakan satu abad Jam Gadang.

Baca juga: Kemlu: "100 Tahun Jam Gadang" tegaskan diplomasi budaya Indonesia

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk menikmati perayaan dengan tertib, saling berbagi dan mengedepankan rasa solidaritas.

Dia menyebutkan seluruh makanan yang disajikan berasal dari dukungan para donatur yang langsung disalurkan kepada penyedia dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Kegiatan ini dari kita untuk kita. Yang dibutuhkan adalah solidaritas, kepedulian, semangat berbagi dan kesabaran. Alhamdulillah, dari target awal 20 ribu porsi, yang tersedia mencapai 41.790 porsi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, pelaku usaha dan perantau yang telah mendukung," ujar dia.

Baca juga: Sebanyak 2.000 pelari ikuti International Jam Gadang Fun Run

Dia menjelaskan peringatan 100 tahun Jam Gadang tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui budaya, kuliner dan kebersamaan.

"Ke depan, Pemerintah Kota Bukittinggi akan terus melakukan evaluasi agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan semakin memperkuat daya tarik wisata serta budaya Kota Bukittinggi," kata dia.

Baca juga: Kaligrafi China Muslim panjang 100 meter tampil di Festival Jam Gadang

Baca juga: Bukittinggi sambut delegasi 38 negara peserta IMLF seabad jam gadang

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |