Jakarta (ANTARA) - Pelatih Rajawali Medan Efri Meldi menilai awal permainan yang buruk menjadi penyebab timnya menelan kekalahan telak 60-91 kontra Pelita Jaya Jakarta, dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2026, di GMSB, Jakarta, Rabu (11/3) malam.
Menurut dia, skuad Para Raja tampil jauh dari harapan pada dua kuarter awal sehingga tertinggal cukup jauh dari tuan rumah.
"Saat kuarter pertama dan kedua, kami sangat jelek. Terutama di pertahanan, baik one-on-one defense maupun team defense," kata Meldi usai pertandingan.
Dia menjelaskan, pertahanan yang tidak disiplin membuat tuan rumah mampu mencetak atau mendulang poin dengan relatif mudah. Ditambah, kelemahan dalam menjaga pemain lawan membuat ritme permainan Rajawali juga tidak berkembang.
Selain itu, komunikasi antarpemain di lapangan juga belum berjalan dengan baik sehingga banyak celah yang dimanfaatkan skuad David Singleton.
Meski demikian, Meldi mengapresiasi upaya para pemain yang mulai bangkit pada paruh kedua pertandingan.
Rajawali mampu memperbaiki intensitas pertahanan dan bermain lebih rapi dalam menyerang.
Baca juga: Rajawali Medan mati kutu di tangan Pelita Jaya Jakarta
Pada kuarter keempat, tim kebanggaan warga Kota Medan, Sumatera Utara, itu bahkan mampu mencetak poin lebih banyak dibandingkan lawannya.
Dia menyatakan perbaikan tersebut menunjukkan bahwa para pemain sebenarnya memiliki kemampuan untuk tampil lebih kompetitif jika mampu menjaga konsistensi sejak awal pertandingan.
"Jadi saya cuma menyesali dua kuarter awal saja," ujar mantan pelatih Kesatria Bengawan Solo itu.
Sementara, point guard Rajawali Medan Samuel Devin Susanto menegaskan timnya tidak ingin terlalu lama larut dalam kekecewaan setelah kekalahan tersebut.
"Kalau dari saya pribadi, tentu akan fokus membenahi diri untuk laga berikutnya, jadi memperbaiki apa yang perlu untuk kebutuhan tim," ujar dia.
Dia menambahkan para pemain akan segera melakukan evaluasi agar dapat tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.
Kemenangan itu membuat Pelita Jaya Jakarta kokoh di posisi pertama klasemen sementara, dengan rekor laga 12-0 (menang-kalah) atau mengemas total 24 poin.
Klub itu menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga pekan kesembilan IBL GoPay 2026.
Sedangkan Rajawali Medan mengumpulkan 18 poin, dengan rekor laga 5-8. Mereka kini bertengger di posisi keenam klasemen sementara.
Pelita Jaya Jakarta kembali berlaga pada Jumat (13/3), dengan menjamu Pacific Caesar Surabaya dan Rajawali Medan bertandang melawan Bogor Hornbills, di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (14/3).
Baca juga: Pelatih: Semua pemain berkontribusi saat Pelita Jaya tekuk Rajawali
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































