Seskab: Evakuasi korban tabrakan KA di Bekasi intensif dan cepat

4 hours ago 2
Sejak kejadian tadi malam, proses evakuasi dilakukan secara intensif, cepat, dan hati hati, termasuk upaya penyelamatan terhadap korban yang sempat terjebak di dalam gerbong

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan proses evakuasi korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam, dilakukan secara intensif, cepat, dan hati-hati.

"Sejak kejadian tadi malam, proses evakuasi dilakukan secara intensif, cepat, dan hati hati, termasuk upaya penyelamatan terhadap korban yang sempat terjebak di dalam gerbong," kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Dia menyampaikan, petugas gabungan terus bekerja di lokasi untuk memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan aman. Seluruh korban, kata Teddy, saat ini dirawat secara intensif di 12 rumah sakit di sekitar Bekasi.

Baca juga: RS Polri minta keluarga korban KRL di Bekasi Timur lapor ke posko DVI

Pada Selasa pagi, Presiden Prabowo Subianto juga langsung menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan instruksi agar seluruh korban luka mendapat perawatan optimal hingga pulih serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Sebelumnya pada Senin (27/4) malam, terjadi kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.

Baca juga: Presiden pastikan korban kecelakaan KA Bekasi dapat santunan

Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

KAI menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.

Baca juga: Prabowo siapkan Rp4 triliun perbaiki 1.800 perlintasan kereta di Jawa

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |