Uni Eropa siapkan jaringan listrik hadapi gerhana matahari

1 hour ago 2

Moskow (ANTARA) - Operator jaringan listrik Eropa telah mengambil sejumlah langkah tambahan untuk memastikan kelancaran operasi sistem kelistrikan selama gerhana matahari pada Rabu (12/8), menurut Komisi Eropa kepada RIA Novosti pada Senin (10/8).

Pada Rabu, diprediksi akan terjadi penurunan tajam dalam produksi listrik tenaga surya antara pukul 19.15 dan 21.30 Waktu Eropa Tengah atau pukul 00.15-02.30 WIB pada Kamis (13/8).

Menanggapi pertanyaan mengenai persiapan menjelang gerhana tersebut, Komisi Eropa memberikan data dari Jaringan Operator Sistem Transmisi Listrik Eropa (ENTSO-E), yang telah membentuk satuan tugas untuk mengoordinasikan persiapan dan memfasilitasi pertukaran informasi di antara operator jaringan listrik nasional selama sebelum hingga sesudah gerhana.

Baca juga: Brussels perpanjang status waspada kekeringan

Sehubungan dengan hal itu, ENTSO-E juga telah menginformasikan kepada para operator jaringan listrik Eropa mengenai perubahan yang diperkirakan terjadi dalam pembangkitan listrik, serta menginformasikan kepada para pelaku pasar energi mengenai penurunan yang diperkirakan pada output tenaga surya.

Operator lokal juga akan menerima perkiraan pembangkitan tenaga surya terbaru dari layanan meteorologi, kata ENTSO-E. Selain itu, para operator akan menahan diri dari pemadaman terjadwal pada komponen jaringan selama gerhana berlangsung guna menjaga fleksibilitas operasional yang maksimal.

Menurut data yang ada, tenaga surya menyumbang sekitar 13 persen dari total pembangkitan listrik di Uni Eropa pada tahun 2025. ENTSO-E terdiri atas 40 operator sistem transmisi dari 36 negara, yang bersama-sama mengelola salah satu sistem tenaga listrik terintegrasi terbesar di dunia.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Panas ekstrem Italia, 3 orang meninggal dan 27 kota siaga merah

Baca juga: Tiga singa betina di Jepang mati diduga akibat panas ekstrem

Baca juga: Panas ekstrem surutkan air Sungai Danube, ganggu pengiriman kargo

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |