Semen Indonesia ekspor perdana 45 ribu metrik ton klinker ke Afrika

2 weeks ago 14

Jakarta (ANTARA) - BUMN PT Semen Indonesia Persero Tbk (SIG), melalui anak usaha PT Semen Indonesia International (SII), melakukan ekspor perdana 45.000 metrik ton (MT) klinker ke Mauritania, Afrika barat laut.

Sekretaris Perusahaan SIG Vita Mahreyni, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, mengatakan selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, Semen Indonesia juga terus memaksimalkan potensi pasar regional.

"Benua Afrika yang memiliki prospek pertumbuhan infrastruktur yang tinggi, memenuhi standar internasional. SIG optimis dapat terus meningkatkan daya saing di pasar global," kata Vita.

Ekspor perdana 45.000 MT klinker ke Mauritania itu, dilakukan melalui Pelabuhan Khusus SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur.

Pengiriman tersebut merupakan tahap pertama dari total 90.000 MT yang akan diekspor ke Mauritania pada 2026.

Mauritania, dinilai Vita, sebagai pasar strategis dan potensial karena kebutuhan bahan bangunan yang tinggi untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur, namun memiliki keterbatasan kapasitas produksi klinker domestik.

Ia menjelaskan ekspansi SIG ke Mauritania mencerminkan komitmen SIG menjaga pertumbuhan yang berkontribusi terhadap kinerja penjualan perusahaan.

Pada 2025, SIG berhasil mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton atau meningkat 14,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,96 juta ton.

"Perusahaan akan terus memperluas jaringan ekspor ke berbagai kawasan potensial lainnya. Kami berharap, inisiatif ini sekaligus semakin memperkuat langkah SIG menjadi perusahaan bahan bangunan terbesar di regional," kata Vita.

Baca juga: Semen Indonesia cetak laba bersih Rp190,84 miliar pada 2025

Baca juga: SIG raih penghargaan implementasi K3 2026 catat tanpa kecelakaan fatal

Baca juga: SIG: Proyek Talavera Jetty di Tuban operasi tahun ini, perkuat ekspor

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |