Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan integrasi data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) guna mendukung program kesejahteraan masyarakat yang lebih tepat sasaran.
Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Hidayatullah di Banjarbaru, Kamis, mengatakan pendaftaran akun Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah rampung dan kini memasuki tahap pengisian data.
“Kami berharap DTSEN dapat mengoneksikan kebutuhan data lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, berbasis NIK penduduk. Dengan demikian, data pada KTP benar-benar bermanfaat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, integrasi data berbasis NIK diharapkan dapat menyerupai sistem pada sektor perpajakan, sehingga pemanfaatan data menjadi lebih efisien dan terukur.
Baca juga: Mensos ajak pimpinan daerah se-Kalteng entaskan kemiskinan ekstrem
Menurutnya, aktivasi akun DTSEN menjadi langkah awal dalam memperbaiki tata kelola data di daerah, sekaligus menjawab persoalan belum terintegrasinya data di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Hingga saat ini, lanjutnya, masih terdapat data sektoral yang berdiri sendiri dan belum saling terhubung antarinstansi.
Karena itu, kehadiran Portal Data Kalimantan Selatan diharapkan mampu menjembatani kebutuhan data antar-SKPD sekaligus mendukung penguatan implementasi DTSEN.
“Perkembangan saat ini memang masih banyak data di beberapa SKPD yang belum saling terkoneksi. Harapannya, portal data ini dapat menjadi penghubung antarinstansi,” ujarnya.
Selain persoalan integrasi, kurangnya pemahaman pelaksana teknis terhadap sistem juga menjadi tantangan di lapangan. Untuk itu, sosialisasi dan rapat koordinasi dinilai penting guna memperkuat pemahaman serta sinkronisasi antarinstansi.
“Alhamdulillah, kita sudah melakukan pendaftaran untuk akun DTSEN yang terdiri dari Bappeda dan Diskominfo. Akunnya sudah kita aktivasi dan insyaallah akan kita tindak lanjuti dari pertemuan ini untuk mengisi data-data yang diperlukan,” katanya.
Melalui integrasi data yang semakin matang, pemerintah berharap berbagai intervensi program, baik di bidang sosial maupun kesehatan, dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.
Pewarta: Imam Hanafi
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































