Rusia dan Cina akan lipat gandakan lalu lintas kargo lewat Laut Utara

1 month ago 33

Beijing (ANTARA) -

Rusia dan China berencana meningkatkan lalu lintas angkutan kargo di Jalur Laut Utara (Northern Sea Route) hingga dua kali lipat paling lambat pada 2030, kata Direktur Jenderal Rosatom Alexey Likhachev dalam kunjungannya ke Beijing, Jumat.

"Rusia dan China memiliki rencana ambisius untuk setidaknya melipatgandakan total lalu lintas kargo di Jalur Laut Utara pada 2030. Namun, saya rasa kami akan mencapai angka tersebut jauh lebih cepat," kata Likhachev kepada wartawan.

Ia mengatakan permintaan pengiriman melalui Jalur Laut Utara meningkat dalam beberapa bulan terakhir di tengah gangguan yang memengaruhi jalur pelayaran di wilayah selatan.

Rusia dan China ingin memanfaatkan potensi jalur Arktik tersebut seiring dengan semakin mudahnya pelayaran melalui perairan yang sebelumnya tertutup es itu.

Likhachev mengatakan kedua negara berencana bekerja sama dalam proyek pembangunan kapal kelas Arktik.

"Kami memiliki rencana besar bersama untuk mengembangkan industri galangan kapal Arktik. Ini merupakan bidang kerja sama yang saling menguntungkan, di mana masing-masing pihak akan memperoleh manfaat dari tahap baru dan tingkat hubungan yang lebih tinggi," kata Likhachev.

Ia menegaskan Rusia memperoleh manfaat dari kerja sama dengan perusahaan-perusahaan China dalam mengembangkan potensi Jalur Laut Utara.

Sementara itu, China mendapatkan akses ke "jalur baru yang aman, lebih pendek, dan menguntungkan secara ekonomi, dengan Rosatom memberikan jaminan penuh atas dukungan armada kapal pemecah es."

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: China harap perang di Timteng tak merebak lagi agar perdagangan pulih

Baca juga: Keuntungan dan potensi kerugian Indonesia gabung BRICS

Penerjemah: Primayanti
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |