Robot humanoid buka peluang baru di pasar konsumen China

2 weeks ago 8

Jinan (ANTARA) - Di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Zibo, Provinsi Shandong, China timur, sejumlah penari tak biasa baru-baru ini menarik kerumunan pengunjung yang penasaran. Dengan lompatan dan putaran yang halus serta bertenaga, mereka memicu decak kagum para pembeli, hingga banyak yang terkejut menyadari bahwa para penari itu sebenarnya adalah robot humanoid!

Robot-robot tersebut diciptakan oleh sebuah perusahaan setempat yang berspesialisasi dalam kecerdasan berwujud (embodied intelligence). Menurut Liu Hao, manajer operasi dan pemasaran perusahaan itu, robot-robot tersebut terutama dirancang untuk pertunjukan wisata budaya, pertunjukan komersial, serta layanan pemandu pameran, dan telah memulai debutnya di beberapa pusat perbelanjaan dan pameran dagang setempat.

Di China, robot dulunya identik dengan lengan robot industri di lini perakitan otomotif. Kini, persepsi tersebut berubah dengan cepat. Dari pertunjukan tari hingga layanan pendamping, semakin banyak robot humanoid yang diminati di tempat kerja maupun di rumah, menyuntikkan vitalitas baru ke dalam pasar konsumen.

Di Shandong, misalnya, peran robot jauh melampaui penari gala.

Di "pusat robot masa depan 6S" (future robot 6S center) di Kota Jinan, hampir 50 perusahaan robotika memamerkan produk terbaru mereka, mulai dari robot rumah ringkas seharga 2.000 yuan (1 yuan = Rp2.431) hingga model humanoid kelas atas yang menarik perhatian pengunjung di seluruh area pameran.

"Pusat tersebut seperti toko serba ada premium bagi para pembeli robot," ujar Wei Ziyao, kepala pusat itu, seraya menambahkan bahwa pusat tersebut menawarkan penjualan, layanan, suku cadang, dan sistem survei, serta solusi berbasis skenario dan program pelatihan untuk produk-produknya.

Wei mengatakan bahwa seiring dengan meluasnya skenario penggunaannya, robot semakin banyak dikembangkan secara khusus untuk perusahaan, termasuk resepsionis, tur berpemandu, serta layanan pengantaran dan pembersihan.

Seiring mendekatnya acara akhir tahun perusahaan dan promosi di pusat perbelanjaan, permintaan untuk penyewaan robot juga melonjak, tambahnya. Hanya dalam waktu sekitar dua bulan sejak dibuka, pusat itu telah menghasilkan total pendapatan hampir 2 juta yuan.

Permintaan pasar yang melonjak menciptakan peluang besar bagi produsen robot. Di Shandong Youbaote Intelligent Robot Co., Ltd., para insinyur sibuk menguji gerakan robot humanoid, termasuk berjalan, berlari, mengangkat lengan, dan berputar.

Liu Gong, direktur teknis perusahaan itu, mengatakan bahwa tim penelitian dan pengembangannya sedang menyempurnakan desain struktural, mengoptimalkan struktur robot, dan meningkatkan algoritme kontrol gerak untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Untuk robot, bahkan peningkatan kecil pun mencerminkan putaran baru iterasi algoritmik, jelasnya.

Ketua Youbaote, Fan Yong, mengatakan bahwa robot berkaki empat dan robot humanoid perusahaan tersebut diperkirakan akan digunakan dalam berbagai skenario, termasuk produksi industri, penyelamatan darurat, inspeksi, dan eksplorasi.

Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, negara itu memiliki lebih dari 140 produsen robot humanoid dan lebih dari 330 model robot humanoid pada 2025. Data dari Federasi Industri Mesin China menunjukkan bahwa output robot layanan di negara tersebut mencapai 13,5 juta unit pada tiga kuartal pertama 2025, melampaui jumlah tahunan pada 2024.

Di tengah ledakan robot humanoid, industri robotika yang berkembang pesat kini menjadi pendorong penting pertumbuhan konsumsi China.

Menurut perusahaan riset pasar global International Data Corporation (IDC), pengeluaran pengguna untuk robot kecerdasan berwujud di China melampaui 1,4 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.875) pada 2025 dan diproyeksikan melonjak menjadi 77 miliar dolar AS pada 2030, yang mewakili tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 94 persen.

"China telah memasuki tingkat pertama global dalam hal kapasitas produksi massal dan pengendalian biaya untuk robot," ujar Fang Bin, seorang profesor di Universitas Pos dan Telekomunikasi Beijing.

Seiring dengan semakin beragamnya skenario aplikasi, pendorong pertumbuhan industri kini bergeser dari keunggulan rantai pasokan ke kemampuan definisi skenario, kata Fang.

China sedang berupaya memperluas pasokan barang dan jasa konsumen berkualitas tinggi, termasuk robot humanoid, untuk lebih merangsang konsumsi domestik.

Rekomendasi Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) untuk Merumuskan Rencana Lima Tahun ke-15 untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial, yang dirilis pada Oktober 2025, menyerukan inisiatif yang kuat untuk memperkuat pengembangan merek, meningkatkan standar, dan mendorong adopsi teknologi baru, sehingga memperluas dan meningkatkan pengeluaran konsumen.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |