Badan Bahasa tinjau TBM pastikan ekosistem budaya literasi di Kendari

1 hour ago 3

Kendari (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan peninjauan ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Diary, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), guna memastikan ekosistem budaya literasi di wilayah tersebut tumbuh secara berkelanjutan.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara dekat aktivitas literasi yang tumbuh di tingkat komunitas dan keluarga.

"Tujuannya tentu kami ingin melihat bagaimana aktivitas dalam upaya meningkatkan budaya literasi yang tumbuh di masyarakat, komunitas, dan keluarga. Saya sangat bahagia melihat kreativitas anak-anak di sini," kata Hafidz Muksin saat mengunjungi TBM Diary.

Dia menyebutkan bahwa dirinya menyaksikan berbagai kegiatan inovatif, mulai dari mendongeng hingga pembuatan ecoprint atau seni lukis di atas kain menggunakan bahan alami dari tumbuhan sekitar.

"Pendekatan seperti ini sangat efektif sebagai stimulasi agar anak-anak tertarik hadir di TBM," ujarnya.

Hafidz Muksin mengungkapkan sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekosistem literasi tersebut, Badan Bahasa Kemendikdasmen memberikan bantuan pemerintah sebesar Rp50 juta kepada TBM yang terpilih dan memenuhi kriteria.

Bantuan ini merupakan bagian dari semangat "partisipasi semesta" untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin Saat memberikan bantuan buku kepada anak-anak di TBM Diary Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/5/2026). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

"Bantuan ini diberikan sebagai stimulan untuk aktivitas-aktivitas yang mereka lakukan. Kami juga mendorong TBM lain di Kendari agar mempersiapkan diri sehingga bisa mengajukan bantuan serupa pada tahun berikutnya," ungkap Hafidz Muksin.

Melalui peninjauan ini, Badan Bahasa berkomitmen untuk terus memetakan dan membina TBM di daerah guna memastikan akses bacaan dan ruang kreativitas masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan zaman.

Sementara itu, Pendiri TBM Diary Andi Diah menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Badan Bahasa yang telah memilih TBM Diary untuk menjadi tempat salah satu kunjungan kerja di Kendari.

"Sebenarnya ada banyak TBM di Kota Kendari tapi alhamdulillah TBM Diary," ucap Andi Diah.

Dia menjelaskan bahwa kehadiran Kepala Badan Bahasa di tengah pemukiman warga ini juga memberikan dampak positif bagi rencana pengembangan wilayah setempat. Menurutnya, kunjungan ini memperkuat rencana pembentukan "Lorong Literasi" di Kelurahan Bende.

"Kedatangan beliau membuat pemerintah sekitar dan masyarakat lebih melek bahwa literasi adalah tanggung jawab bersama. Insya Allah, ini menjadi jalan baik untuk terwujudnya Lorong Literasi di Kelurahan Bende yang juga diinisiasi oleh Pak Lurah," jelasnya.

Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |