RI perkuat kolaborasi talenta dan ekosistem pendidikan dengan Georgia

4 weeks ago 8
...Tidak ada yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman antarnegara selain pertukaran pelajar dan interaksi langsung antarmasyarakat

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia dan Georgia mendorong percepatan finalisasi nota kesepahaman (MoU) kerja sama pendidikan tinggi serta penguatan kolaborasi substantif yang berfokus pada pertukaran mahasiswa, riset bersama, dan pengembangan sumber daya manusia.

Hal ini ditunjukkan dalam audiensi antara Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, dengan Duta Besar (Dubes) Georgia untuk Indonesia, H.E Tornike Nozadze, di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta, Kamis (2/4).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa MoU antarpemerintah atau government-to-government (G2G) perlu segera diselesaikan sebagai payung kerja sama yang memudahkan perguruan tinggi dalam mengembangkan kolaborasi yang lebih konkret. Wamendiktisaintek juga menekankan pentingnya perubahan pendekatan dalam kerja sama internasional.

"Kami ingin mengubah kultur kerja sama internasional, benar-benar kerja sama yang substansif berupa pertukaran, riset, dan kolaborasi nyata. Kami sangat ingin memiliki MoU government-to-government sebagai payungnya, sehingga perguruan tinggi tidak perlu lagi fokus pada MoU, tapi langsung bekerja pada konten dan implementasi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Wamen Stella menekankan pendekatan ini sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak, yang mendorong agar kerja sama internasional menghasilkan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

Baca juga: Kemendiktisaintek terima usulan bangun Sekolah Garuda di Riau

Ia menyebut pihaknya menekankan penguatan kerja sama pada jenjang pascasarjana (S2 dan S3), khususnya bagi dosen dan tenaga akademik muda. Fokus ini dinilai strategis karena memberikan dampak berlipat, di mana penerima program yang kembali ke Indonesia akan memperkuat kapasitas akademik sekaligus memperluas pemahaman tentang mitra internasional di lingkungan perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Dubes Tornike Nozadze menilai pertukaran mahasiswa dan interaksi langsung antarmasyarakat adalah kunci dalam membangun pemahaman dan hubungan jangka panjang antara Indonesia dan Georgia.

"Tidak ada yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman antarnegara selain pertukaran pelajar dan interaksi langsung antarmasyarakat," ujar Tornike Nozadze.

Diketahui, sebagai bagian dari implementasi kerja sama, Indonesia dan Georgia akan saling bertukar informasi yang mencakup program studi berbahasa Inggris, skema beasiswa, serta profil perguruan tinggi di kedua negara.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan partisipasi mahasiswa dalam program internasional, sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap peluang pendidikan di masing-masing negara.

Baca juga: Kemendiktisaintek gandeng UMPB terapkan energi terbarukan di Manokwari

Baca juga: Wamendiktisaintek paparkan strategi pembangunan budaya ilmiah unggul

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |