Jakarta (ANTARA) - Laporan terbaru dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia (RI) menunjukkan realisasi investasi asal China pada kuartal pertama (Q1) 2026 mencapai 2,2 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.308) atau meningkat 22 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, dengan hampir separuh realisasi investasi itu mengalir ke industri hilirisasi.
Peningkatan investasi asal China ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan nilai penanaman modal asing (PMA) secara keseluruhan yang hanya naik sebesar 8,5 persen secara tahunan (year on year/yoy). Selain itu, China tetap konsisten menjadi negara/kawasan penyumbang investasi terbesar ketiga dalam tiga bulan pertama 2026, setelah Singapura dengan investasi senilai 4,6 miliar dolar AS dan Hong Kong dengan investasi senilai 2,7 miliar dolar AS.
Dari total investasi China tersebut, hampir separuhnya mengalir ke sektor prioritas yang tercakup dalam program hilirisasi dengan nilainya mencapai Rp17,5 triliun atau sekitar 1,02 miliar dolar AS.
Dalam lawatan terbarunya ke China pada awal bulan ini, Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Rosan Perkasa Roeslani menjajaki peluang investasi baru dengan mengunjungi sejumlah perusahaan yang sebagian besar bergerak dalam bidang inovasi dan teknologi energi terbarukan. Sang menteri mengunjungi sejumlah perusahaan energi surya dan komponen pendukungnya, perusahaan baterai kendaraan listrik (EV) dan sistem penyimpanan energi, serta perusahaan industri kendaraan roda dua.
Rosan, yang juga menjabat sebagai CEO Danantara Indonesia, juga mengunjungi Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC) China untuk membahas upaya penguatan sinergi kebijakan strategis kedua negara.
"Pembahasan difokuskan pada berbagai aspek kerja sama, termasuk investasi, sinkronisasi kebijakan industri, serta dukungan terhadap pengembangan sektor prioritas nasional," tulis Rosan dalam unggahan di akun pribadinya di platform sosial Instagram pada 15 April.
China secara konsisten menjadi sumber utama investasi asing masuk ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2021-2025, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI mencatatkan realisasi investasi asal China sebesar 34,4 miliar dolar AS, yang berkontribusi pada penyerapan lebih dari 700 ribu tenaga kerja setempat.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































