Jakarta (ANTARA) - Indonesia menjadi negara mitra resmi pameran industri berskala besar INNOPROM di Ekaterinburg, Rusia, pada 6-9 Juli 2026.
Menurut pernyataan tertulis KBRI Moskow kepada ANTARA di Jakarta, Rabu malam, ada empat sektor industri yang akan berpartisipasi dalam pameran internasional tahunan di Rusia tersebut.
Keempat sektor industri itu adalah Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronik (ILMATE); Agroindustri berupa Pertanian, Perkebunan, Pangan, dan Bioindustri; Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA); serta Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT).
Sebelumnya, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergey Tolchenov menyampaikan bahwa Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita akan memimpin delegasi Indonesia dalam pameran tersebut.
"Kami telah menerima konfirmasi tertulis bahwa Agus Kartasasmita, menteri perindustrian Indonesia, akan memimpin delegasi Indonesia; dan kami berharap akan ada delegasi yang cukup besar," kata Tolchenov di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Kemenperin yakin INNOPROM momen strategis perluas pasar ke Eurasia
Menurut Tolchenov, sekitar 200 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha dan perusahaan, telah terdaftar untuk menghadiri pameran internasional industri itu di Ekaterinburg. Dia berharap seluruh peserta dapat hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Dia juga berharap Agus Gumiwang dapat hadir dan memanfaatkan kesempatan untuk bertemu Menteri Industri dan Perdagangan Rusia Anton Alikhanov dan berbagai mitra dari Rusia.
Agus Gumiwang juga diagendakan melakukan kunjungan kehormatan dengan Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishutin.
Tolchenov juga menyebut bahwa Indonesia akan menghadirkan Paviliun Indonesia dalam pameran tersebut agar perusahaan-perusahaan Indonesia dapat memamerkan produk, teknologi, dan hasil industri kepada mitra Rusia maupun peserta internasional dari berbagai negara.
"Kami juga berharap dapat melakukan beberapa kontak di tingkat regional, karena Bapak (Agus Gumiwang) Kartasasmita ingin bertemu dengan para pemimpin beberapa wilayah Rusia yang akan hadir di sana, mungkin untuk menandatangani beberapa perjanjian atau MoU," ujar Tolchenov.
Baca juga: Kemenperin perkuat kerja sama industri strategis lewat INNOPROM 2026
INNOPROM merupakan pameran industri internasional terbesar di Asia Tengah dan Eurasia yang diselenggarakan setiap tahun sejak 2010.
Keikutsertaan Indonesia dinilai menjadi langkah strategis yang dapat membawa manfaat besar bagi kerja sama bilateral di bidang industri dan investasi.
Partisipasi itu dapat memperluas pasar non-tradisional ke Rusia dan anggota Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) untuk mendukung capaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Baca juga: Kemenperin yakin partisipasi INNOPROM pacu investasi industri nasional
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































