Pemkot Madiun fasilitasi UMKM naik kelas lewat lomba kreasi jajan khas

2 hours ago 2

Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang kuliner di wilayahnya untuk naik kelas dengan menggelar lomba Cipta Kreasi Jajan Khas tahun 2026.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Madiun, Rabu mengatakan lomba yang diselenggarakan dalam rangka peringatan ke-108 Hari Jadi Kota Madiun tersebut diikuti sebanyak 54 tim yang terdiri dari TP PKK Kelurahan dan pelaku UMKM.

"Kenapa saya bersikeras agenda ini untuk diadakan? Pertama untuk mendorong UMKM harus upgrade skill. Kalau tidak dipaksa, nanti jualannya akan ala kadarnya. Kedua, wisata Kota Madiun harus naik kelas termasuk seluruh UMKM-nya. Setelah kita fasilitasi, ternyata masyarakat bisa," ujar Bagus.

Menurutnya, masyarakat Kota Madiun, terutama UMKM dan PKK Kelurahan, sebenarnya kaya akan ide dan inovasi luar biasa. Hal itu terlihat pada gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas yang berhasil melahirkan produk jajanan yang enak, unik, dan bernilai ekonomis.

"Ini tentu aset luar biasa. Tinggal bagaimana ke depan aset-aset tersebut mempunyai standar jual di tempat wisata. Produk para pemenang gelaran ini akan kita patenkan. Mereka juga akan mendapatkan pelatihan khusus dengan menggandeng owner yang dinilai sudah berhasil. Hal itu penting agar memenuhi standar selera pasar," katanya.

Baca juga: Bappelitbangda: Tiga kuliner tradisional Kota Madiun diakui BRIN

Baca juga: Madumongso diusulkan Kota Madiun sebagai warisan budaya tak benda

Dalam gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas tersebut, jajan King Peanut Madiun hasil kreasi UMKM Kelurahan Banjarejo berhasil keluar sebagai juara 1. Wujud baru jajanan berbahan sambal pecel juga madumongso itu berhasil mengemas nilai 285,2.

"Nama jajanannya King Peanut Madiun. Kita ada dua varian yakni, pecelnut dan mongsonut," kata Ketua Tim UMKM Kelurahan Banjarejo Friska Dwi.

Adapun, bahannya dibuat dari tepung singkong kemudian dipadukan dengan sambal pecel untuk pecelnut dan madumongso untuk varian mongsonut. Produk tersebut memenuhi kriteria lomba mulai dari keaslian, kreativitas, deskripsi produk, pemanfaatan bahan lokal, penyajian, hingga cita rasa.

King Peanut Madiun bahkan sudah dikemas dengan menarik layaknya makanan oleh-oleh khas Kota Madiun yang terkenal dengan sambak pecel dan madumongso.

Juara 2 ada produk Dodol Asam Jawa Bango Asri dari tim TP PKK Kelurahan Pilangbango dengan nilai total 282,9 dan juara 3 ada Suluh Kembang Kates produk khas UMKM Lentera 03 Kelurahan Oro-Oro Ombo dengan nilai 282,3.

Baca juga: Resep dan cara membuat sambal pecel khas Madiun

Baca juga: IFBEC gelar lomba jajanan tempo doeloe

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |