Padang (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menerjunkan langsung 400 personel untuk membantu penanganan bencana dan usai bencana yang terjadi di kota setempat pada Sabtu (29/11).
"Hari ini ada 400 personel yang dikerahkan ke berbagai lokasi untuk melakukan penanganan bencana dan membantu warga masyarakat," kata Kepala Bagian Operasional Polresta Padang Kompol Afrides Roema di Padang.
Ia mengatakan selain ratusan personel, Kepala Polresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo serta seluruh jajaran juga turun langsung ke rumah-rumah warga.
Turunnya ratusan personel itu adalah dalam rangka misi "gotong royong" yang diselenggarakan Polresta Padang untuk membantu warga, mulai dari pagi sampai pukul 20.00 WIB.
Afrides mengatakan personel yang berada di lokasi membantu pembersihan di jalan, serta rumah-rumah warga yang beberapa hari terakhir terendam banjir.
"Kami bantu warga melakukan pembersihan rumah, jalan, maupun fasilitas umum dari bekas banjir yang bermuatan lumpur hingga kayu-kayu," jelasnya.
Pihaknya berharap dengan misi gotong royong itu daerah-daerah yang terdampak bencana bisa kembali pulih, dan akses-akses jalan yang kemarin tertutup bisa dibuka kembali.
Baca juga: Kepala Basarnas pimpin langsung evakuasi udara korban banjir Sumbar
Selain mengerahkan personel, Polresta Padang juga mengerahkan satu unit crane sebagai alat untuk membantu pembersihan di lokasi terdampak bencana.
Saat ditanyai kebutuhan, ia mengatakan Polisi membutuhkan bantuan alat berat mini untuk membersihkan kayu-kayu yang dibawa oleh banjir sebelumnya.
Menurutnya misi gotong-royong Polresta Padang akan kembali dilanjutkan pada Minggu (30/11) untuk mempercepat pemulihan kondisi kota usai bencana.
"Bencana alam yang terjadi di Kota Padang dalam beberapa hari terakhir sejatinya adalah tanggungjawab kita semua, Polresta Padang akan memberikan dukungan penuh," katanya.
Ia berharap dengan terlibatnya banyak pihak, kondisi kota yang dihuni hampir satu juta orang itu bisa segera pulih dan normal kembali.
Untuk diketahui, Kota Padang dilanda berbagai bencana alam seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor dalam beberapa hari terakhir akibat tingginya curah hujan.
Baca juga: Prabowo: Kebutuhan pengungsi di Sumatra terus didukung pemerintah
Baca juga: Mendagri serahkan bantuan untuk warga terdampak bencana Aceh
Baca juga: Polda Sumbar turunkan unit K9 cari korban longsor di Palembayan
Baca juga: Polri tidak boleh libur dalam penanganan bencana
Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































