Purwokerto (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah stok bahan bakar minyak dan liquefied petroleum gas di wilayah Pantai Selatan (Pansela) Jawa Tengah untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat, Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Region JBT Taufiq Kurniawan mengatakan penambahan stok tersebut dilakukan melalui Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) 2026 di wilayah Pansela Sales Area Tegal yang meliputi Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, Purbalingga dan Kebumen.
"Untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri, kami telah meningkatkan stok BBM (Bahan Bakar Minyak) dan LPG (Liquefied Petroleum Gas) di wilayah Pansela," kata.
Ia mengatakan pasokan BBM di wilayah tersebut disuplai dari Fuel Terminal Maos di Kabupaten Cilacap.
Selama periode Satgas Rafi, kata dia, Pertamina meningkatkan stok BBM sekitar 4 hingga 5 persen dibandingkan kondisi normal.
“Sementara untuk pasokan LPG didukung dari Depot LPG Balongan, Depot LPG Cilacap, dan Depot LPG Obsico dengan peningkatan stok sekitar 6,7 persen guna menjaga kelancaran distribusi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri,” katanya.
Selain menambah stok, kata dia, Pertamina juga memproyeksikan adanya kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline sebesar 23,3 persen dari rata-rata normal harian sekitar 1.986 kiloliter menjadi sekitar 2.446 kiloliter per hari.
Sebaliknya, lanjut dia, konsumsi gasoil diperkirakan mengalami penurunan tipis sekitar 2,1 persen dari rata-rata normal harian sekitar 993 kiloliter menjadi sekitar 973 kiloliter per hari karena berkurangnya aktivitas industri selama liburan Idul Fitri.
“Sementara untuk konsumsi LPG, diproyeksikan kenaikan sekitar 13 persen di sejumlah wilayah,” katanya.
Dalam hal ini, kata dia, konsumsi LPG di Kabupaten Banjarnegara diperkirakan meningkat dari rata-rata 92 metrik ton per hari menjadi sekitar 104 metrik ton per hari.
Selanjutnya di Kabupaten Banyumas, konsumsi LPG diproyeksikan naik dari 192 metrik ton per hari menjadi sekitar 216 metrik ton per hari, sedangkan di Kabupaten Cilacap meningkat dari 184 metrik ton menjadi sekitar 207 metrik ton per hari.
Menurut dia, kenaikan juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Purbalingga dari 102 metrik ton per hari menjadi sekitar 115 metrik ton per hari serta di Kabupaten Kebumen dari 130 metrik ton per hari menjadi sekitar 146 metrik ton per hari.
“Kami memastikan kesiapan infrastruktur dan distribusi energi selama masa Ramadhan dan Idul Fitri agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Taufiq.
Baca juga: Kementerian ESDM pastikan stok BBM dan LPG periode Lebaran 2026 aman
Baca juga: Pertamina pastikan kesiapan distribusi kapal hingga SPBU jelang Lebaran 2026
Baca juga: Pertamina berikan diskon harga avtur dukung penerbangan Lebaran
Pewarta: Sumarwoto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































