Kemenhub: Keselamatan jamaah prioritas di tengah konflik Timur Tengah

2 hours ago 2

Kabupaten Padang Pariaman (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan aspek keamanan dan keselamatan jamaah umrah asal Indonesia menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

"Kementerian Perhubungan sudah menegaskan bahwa saat ini yang terpenting adalah keselamatan dulu terkait keberangkatan umrah," kata General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau Dony Subardono di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat.

Hal tersebut disampaikan Dony menyikapi adanya rencana keberangkatan jamaah umrah asal Ranah Minang ke Arab Saudi pada 23 Maret 2026.

Namun, Angkasa Pura setempat bersama Kemenhub, pihak travel dan instansi terkait masih membahas apakah keberangkatan itu bisa dilaksanakan atau tidak.

"Jadwal keberangkatan 23 Maret 2026 itu memang masih tercantum tapi kita masih menunggu perkembangan dan situasi sampai 18 Maret 2026," ujarnya.

Baca juga: AP hentikan sementara penerbangan umrah imbas konflik Timur Tengah

Pada kesempatan itu, Dony menegaskan Pemerintah Indonesia hingga kini terus melayani penjemputan jamaah umrah yang masih berada di Arab Saudi. Hal ini untuk memastikan kehadiran negara terhadap WNI di kawasan yang sedang berkonflik.

Teranyar, Bandara Internasional Minangkabau menerima kedatangan jamaah umrah asal Kota Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau dan Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 5 dan 8 Maret 2026.

Sementara itu, salah seorang calon jamaah umrah asal Kota Padang, Fandi Yogari Saputra membenarkan pihak maskapai telah mengonfirmasi pembatalan jadwal keberangkatannya ke Tanah Suci menyusul konflik di Timur Tengah.

"Maskapai yang saya tumpangi menginformasikan seluruh penerbangan hingga akhir Maret 2026 dibatalkan terutama penerbangan yang transit di negara-negara Timur Tengah," kata Fandi.

Namun, ujar dia, pihak travel memberikan solusi jika jamaah tetap ingin berangkat maka disarankan untuk terbang dengan maskapai yang langsung menuju Arab Saudi tanpa transit atau singgah.

Baca juga: Kemenhaj bantu perpanjang visa jamaah umrah yang tertahan di Saudi

Baca juga: Menhaj: Pemerintah Saudi pastikan jamaah tetap bisa umrah dengan aman

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |