Rapat di hari Minggu, Prabowo matangkan industri tekstil hingga chip

6 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih terkait menggelar rapat terbatas untuk mematangkan transformasi industri nasional di sektor industri tekstil hingga produksi chip industri otomotif.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu, mengatakan pembahasan itu ditempuh Presiden dengan menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu.

"Pertama, Bapak Presiden meminta untuk dilakukannya penguatan dalam industri tekstil atau garmen, salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain," katanya.

Selain itu, Presiden juga menaruh perhatian besar pada penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pengembangan teknologi semikonduktor.

Langkah ini diarahkan untuk membangun industri chip nasional yang akan menopang industri otomotif, digital, dan elektronik Indonesia di masa depan.

Rapat terbatas tersebut juga membahas perkembangan rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) enam titik baru proyek hilirisasi dengan nilai investasi mencapai 6 miliar dolar AS yang dijadwalkan berlangsung pada awal Februari 2026.

Baca juga: Wagub Aceh ucap terima kasih ke Prabowo-Dasco soal kebijakan anggaran

Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani menyebut proyek hilirisasi terbaru itu meliputi pengembangan industri smelter alumunium dari alumina dan fasilitas smelter grade alumina (SGA) dari Bauksit, di Mempawah, Kalimantan Barat.

Selain itu, juga ada fasilitas produksi bioavtur di Cilacap, Jawa Tengah, pengembangan fasilitas pengolahan kelapa terintegrasi di Morowali, Sulawesi Tengah, yang kini sudah berjalan. Peletakan batu pertama itu juga termasuk pengembangan Fasilitas bioetanol berikut lima fasilitas budidaya unggas.

Teddy menambahkan, Presiden Prabowo juga turut mematangkan rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan yang akan dilakukan pada Senin (12/1).

Rapat di Hambalang tersebut dihadiri sejumlah menteri terkait, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Baca juga: Dasco telepon Prabowo hubungkan ke Purbaya saat rapat bencana di Aceh

Baca juga: Menperin sebut lonjakan investasi tekstil bukti industri tangguh

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |