Purbaya: Membentuk BUMN baru lebih untung daripada investasi obligasi

3 hours ago 1
Kalau ke bond kan, saya bayar bunga uang yang dulunya punya saya juga. Kalau Danantara bikin BUMN langsung akan menggerakkan ekonomi

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai pembentukan BUMN baru PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) oleh Danantara lebih menguntungkan bagi pemerintah dibandingkan jika Danantara menempatkan dana kelolaannya di obligasi negara.

Sebab, investasi lewat pembentukan BUMN akan memberi dampak ekonomi riil yang lebih luas, sekaligus mengurangi beban pembayaran bunga yang harus ditanggung APBN dari penjualan obligasi.

"Kan Danantara punya uang banyak. Dia punya kalau DIM-nya (Danantara Investment Management) itu saya ingat tahun ini punya Rp166 triliun mau diinvestasikan di bond. Artinya masih banyak ruang bergerak. Bond pemerintah lagi," kata Purbaya ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan jika Danantara membeli obligasi pemerintah, pemerintah tetap harus membayar kupon atau bunga kepada Danantara. Maka dari itu, menurut Menkeu langkah Danantara membentuk PT Perminas dinilai lebih menguntungkan.

"Iyalah (lebih untung). Kalau (investasi) ke bond kan, saya bayar bunga untuk uang yang dulunya punya saya juga. Kalau dia (Danantara) bikin BUMN kan langsung akan menggerakkan ekonomi. Justru itu yang diharapkan dari Danantara," ujarnya

Diberitakan sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyampaikan bahwa tambang emas Martabe yang selama ini dikelola PT Agincourt Resources akan dialihkan ke BUMN baru, yakni PT Perminas.

“Ke Perminas. Jadi ada Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) yang baru kami bentuk,” kata Dony usai acara “Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia” di Jakarta, Rabu (29/1).

Dony menjelaskan Perminas merupakan entitas berbeda dari holding tambang MIND ID. Pengalihan pengelolaan dilakukan agar aset dan bisnis tersebut berada langsung di bawah struktur Danantara.

Baca juga: Danantara alihkan tambang emas Martabe ke BUMN baru

Baca juga: Danantara wajibkan pengadaan kapal BUMN pelayaran lewat PT PAL

Baca juga: Danantara bidik pemangkasan 15 BUMN asuransi jadi 3 tuntas pada 2026

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |