PTPN I Produksi CO2 Cair Derivat Pabrik Etanol

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Komitmen PTPN I dalam menjaga keseimbangan alam dalam setiap operasional perusahaan terus dikuatkan. Pada industri bioetanol di Mojokerto, Jawa Timur, PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak perusahaan PTPN I, mengolah gas karbon dioksida (CO2) dari proses fermentasi menjadi CO2 Cair (Food Grade Liquid CO2). Produk ini menjadi nilai tambah pendapatan sekaligus mengurangi gas CO2 yang terlepas ke lingkungan.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas mengapresiasi upaya manajemen PT Enero yang terus berinovasi menghasilkan produk turunan. Menurut Teddy, industri yang ramah lingkungan bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan strategis bagi pertumbuhan korporasi.

“Kami sampaikan penghargaan kepada Enero dengan langkah strategisnya menciptakan produk derivatifnya dari proses produksi yang dijalankan. Lebih spesial lagi, produk CO2 Liquid ini dari limbah proses produksi. Ini merupakan keharusan dalam upaya menciptakan industri ekonomi sirkular sampai zero waste. Ini kebutuhan, bukan sekadar tren,” kata Teddy Yunirman Danas di Jakarta, Kamis (29/1/26).

PT Enero yang memproduksi bioetanol dari molases (tetes tebu), terutama dari PG Gempolkrep, Pada proses fermentasi dipasang peralatan penangkap raw gas CO2 yang selanjutnya dikonversi menjadi food grade liquid CO2 yang berkualitas tinggi dan bernilai ekonomi.

“Produk inovatif ini tidak sekadar ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis. Produk CO2 Liquid Enero ini juga tersertifikasi halal dan berstandar ketat industri pangan maupun industri manufaktur.”kata Teddy.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi besar PTPN I untuk menciptakan industri hijau yang nihil limbah (zero waste). Lebih dari itu, juga meningkatkan profitabilitas melalui diversifikasi produk sampingan (by-product). Inovasi mengkonfirmasi adaptasi perusahaan terhadap tuntutan industri berkelanjutan di masa depan.

"PTPN I tidak hanya fokus pada bisnis inti di sektor perkebunan dan biofuel. Kami secara konsisten menggali potensi nilai tambah dari setiap lini proses produksi. Kehadiran CO2 Cair halal di PT Enero membuktikan bahwa pengelolaan industri yang ramah lingkungan dapat memberikan dampak finansial yang signifikan bagi perusahaan," tambah, Teddy Yunirman Danas.

Sejalan dengan visi tersebut, Direktur PT Enero Puji Setiyawan menjelaskan, secara teknis transformasi gas menjadi cairan ini terjadi di fasilitas CO2 Plant milik PT Enero. Proses terjadi saat bahan baku tetes tebu yang dicampur dengan ragi (yeast) memasuki tahap fermentasi. Reaksi kimia ini menghasilkan alkohol sebagai produk utama etanol, serta gas CO2 sebagai produk ikutan.

"Nah, gas CO2 itu tidak kita lepas ke udara, tetapi ditangkap menggunakan teknologi gas catcher untuk dimurnikan secara intensif. Dengan perlakuan khusus, gas CO2 itu kami konversi menjadi CO2 Cair" kata Puji.

Puji Setiyawan menginformasikan, standar kemurnian gas yang dihasilkan Enero telah memenuhi kriteria ketat industri Food and Beverage (F&B).

"Produk kami telah mengantongi sertifikasi halal, menjadikannya pilihan utama bagi industri food and beverages. Kami memastikan standar keamanan pangan tertinggi agar produk ini kompetitif di pasar premium," tambahnya.

Keunggulan kualitas ini mengundang lonjakan permintaan CO2 Cair dari PT Enero, terutama di tengah ketersediaan stok pasar yang cenderung langka. Kondisi pasar yang sangat prospektif ini tercermin dari tingginya kepercayaan mitra strategis yang bersedia memberikan komitmen pembayaran di muka (advance payment) demi menjamin kepastian pasokan.
Untuk memastikan jangkauan distribusi yang luas dan handal, PT Enero bersinergi dengan pemain besar di industri gas nasional.

"Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, kami memastikan penyediaan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Dari sisi komersial karena belum siapnya trucking/handing facilities CO2 yang bersifat spesifik sejauh ini pemasaran produk masih melalui distributor" kata Puji.

Keberhasilan PT Enero dalam mengoptimalkan CO2 Cair ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara induk dan anak perusahaan di lingkungan PTPN I mampu menghasilkan inovasi yang solutif. Melalui integrasi teknologi dan keberlanjutan, PTPN I optimis dapat terus memimpin pasar energi hijau dan produk turunan tebu di kancah nasional maupun global.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |