PT SMI kucurkan kredit Rp1,16 triliun untuk infrastruktur di Surabaya

5 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengucurkan pembiayaan senilai Rp1,16 triliun kepada Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, untuk pembangunan infrastruktur di Kota Pahlawan tersebut.

Secara spesifik, dana itu akan digunakan untuk pemasangan penerangan jalan umum (PJU), pembangunan saluran air Gunungsari, serta penanganan saluran drainase.

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek SMI Faaris Pranawa, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, menjelaskan pembiayaan infrastruktur perkotaan dinilai dari seberapa besar pengaruhnya terhadap roda ekonomi daerah dalam jangka panjang.

Dalam konteks itu, penerangan jalan dan pengendalian genangan di Surabaya dianggap sebagai investasi yang mendukung kelancaran mobilitas ekonomi, menekan potensi kerugian akibat gangguan aktivitas warga dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat daya tahan kota menghadapi perubahan iklim.

"Dukungan ini sejalan dengan mandat PT SMI untuk mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdampak luas," ujar Faaris.

Menurut perseroan, pembangunan saluran air Gunungsari dan penanganan saluran drainase akan mencegah potensi kerugian akibat banjir hingga Rp471 miliar per tahun, sekaligus meningkatkan konektivitas dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Sementara itu, pemasangan PJU berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak penerangan jalan dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, khususnya pada malam hari.

Secara keseluruhan, proyek ini disebut dapat memberikan efek berganda (multiplier effect) yang positif sebesar 2,52 kali terhadap perekonomian Kota Surabaya.

Penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama pembiayaan antara SMI dan Pemerintah Kota Surabaya.

Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan akta perjanjian pembiayaan pada 24 April 2026 dengan nilai pinjaman sebesar Rp885,85 miliar untuk pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat serta pengadaan lahan dan konstruksi Jalan Wiyung-Menganti.

Adapun per Juni 2026, SMI mencatat total pembiayaan daerah sebesar Rp37,41 triliun, dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp13,67 triliun.

Baca juga: SMI salurkan pembiayaan infrastruktur di Lampung Utara Rp140 miliar

Baca juga: PT SMI salurkan pembiayaan Rp175,84 miliar untuk infrastruktur di Bali

Baca juga: SMI salurkan Rp99,86 miliar bagi Pemkab Tebo untuk pembangunan jalan

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |