Jakarta (ANTARA) - Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Beasiswa China (CSC) Zhang Jun mengatakan bahwa pertukaran mahasiswa dua arah antara Indonesia dan China semakin meningkat, dengan belasan ribu mahasiswa asal RI kini belajar di China, begitu pula sebaliknya.
“Jumlah mahasiswa Indonesia di China telah melampaui 17 ribu orang, menempati posisi tinggi di antara negara-negara Asia dalam hal jumlah mahasiswa asing,” kata Zhang dalam Pameran Pendidikan Tinggi China 2026 di Jakarta, Minggu.
“Sementara, jumlah mahasiswa China yang melanjutkan studi di Indonesia terus meningkat hingga mencapai ribuan orang saat ini,” ucap dia, menambahkan.
Menurut Zhang, gelombang pertukaran pelajar antara Indonesia dan China menjadi hal yang menonjol dari kuatnya persahabatan antara kedua bangsa yang menembus beberapa generasi.
Kerja sama pendidikan antara kedua negara, yang meliputi kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dan China, juga senantiasa disempurnakan sehingga semakin produktif dan berdaya guna.
Ia mencatat kolaborasi pendidikan Indonesia-China sejauh ini telah membawa hasil besar dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, penyelenggaraan pendidikan dan penelitian bersama, hingga khususnya pada pendidikan Bahasa Mandarin.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa sejak pendiriannya 30 tahun lalu di bawah Kementerian Pendidikan China, CSC telah memberi bantuan dana kepada 350 ribu mahasiswa dan akademisi China yang belajar di luar negeri.
Sebaliknya, sudah ada 250 ribu lebih mahasiswa dan akademisi asing telah mendapat beasiswa dari CSC untuk memperdalam keilmuannya di China, kata Zhang.
Upaya tersebut, kata dia, telah memodali lahirnya ahli-ahli baru dari berbagai bidang keilmuan yang berwawasan global serta mendorong persahabatan antara masyarakat China dengan bangsa-bangsa lainnya termasuk Indonesia.
Zhang pun mengundang semakin banyak pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya di China dan menjadi motor dalam penguatan persahabatan antara kedua negara.
Terlebih, Beijing telah menetapkan rencana besar untuk memperkuat pengembangan sistem pendidikan mereka, sehingga institusi pendidikan tinggi di China dapat terus menawarkan peluang baru bagi para mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di sana, demikian Zhang.
Baca juga: Dosen Indonesia perkenalkan keris kepada mahasiswa China di Beijing
Baca juga: PPIT inisiasi pengiriman mahasiswa RI ke Beijing-Shaanxi Juli 2026
Baca juga: Dubes: Alumni RI di kampus China kunci jembatani kerja sama ekonomi
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































