Montella kecewa Turki kalah lawan Australia meski dominasi laga

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas sepak bola Turki Vincenzo Montella mengaku kecewa karena timnya kalah 0-2 melawan Australia meski mendominasi permainan pada pertandingan Grup D Piala Dunia 2026 di Stadion BC Place, Kanada, Minggu.

Dia mengaku, Arda Guler dan kawan-kawan tampil cukup baik dalam mengendalikan permainan, namun gagal menunjukkan ketajaman di depan gawang lawan.

"Kami sangat sedih dan tahu masih ada waktu untuk bangkit di fase grup," kata Montella dalam laman FIFA seusai pertandingan.

Berdasarkan statistik pertandingan, Turki menguasai 57 persen dalam konteks menyerang.

Terbukti, ujar pelatih asal Italia itu, total upaya mengarah ke gawang tercatat 30 kali sedangkan lawan hanya sembilan kali. Sementara tembakan tepat sasaran sebanyak delapan dibandingkan empat yang diperoleh Australia.

Namun dominasi tersebut, tambah Montella, tidak mampu dikonversi menjadi gol karena kurangnya penyelesaian akhir yang efektif.

Baca juga: Pelatih Australia puji kerja keras pemain saat lawan Turki

Dia menyatakan, tim menciptakan banyak peluang mencetak gol namun sulit untuk diwujudkan.

Dalam laga itu, Turki beberapa kali menekan pertahanan Australia dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun, lini belakang Australia tampil disiplin dan mampu meredam serangan yang dibangun Guler dan kawan-kawan.

Sebaliknya, Australia bermain lebih efektif dengan memanfaatkan peluang yang diperoleh.

Mereka berhasil mencetak gol lewat Nestory Irankunda pada menit ke-27 dan gelandang Connor Metcalfe saat menit ke-75.

Kemenangan tersebut membuat skuad berjuluk Socceroos kini berada di peringkat kedua sementara Grup D, dengan mengemas tiga poin.

Perolehan poin skuad Australia sama dengan tuan rumah Amerika Serikat yang berada di peringkat pertama, yang unggul karena jumlah selisih gol.

Sementara Turki dan Paraguay, masing-masing berada di peringkat ketiga dan keempat, setelah menuai sekali kekalahan.

Baca juga: Australia bungkam Turki 2-0 dalam laga Grup D

Baca juga: Pratinjau Belanda vs Jepang: Samurai Blue diuji ambisi Oranje

Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |