Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 4.000 mitra pengemudi ojek online bersama keluarganya diberangkatkan dalam program GoMudik bertajuk "Pasti Ada Jalan Silaturahmi di Kampung Halaman" menuju berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan program mudik gratis itu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para mitra pengemudi yang selama ini bekerja keras melayani masyarakat setiap hari.
"Program GoMudik ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi para mitra driver Gojek yang selama ini telah berjuang, bukan hanya mencari nafkah untuk keluarga masing-masing, tetapi juga melayani kita semua," kata Agus saat melepas program mudik gratis bertajuk "GoMudik: Pasti Ada Jalan Silaturahmi di Kampung Halaman" di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat.
Menurut dia, para pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat perkotaan.
Mereka tidak hanya mencari nafkah untuk keluarga, tetapi juga membantu mobilitas masyarakat melalui layanan transportasi berbasis aplikasi. Hampir semua masyarakat kini menjadi pengguna layanan transportasi online.
Oleh karena itu, kata Agus, pada momen spesial mudik Lebaran, sudah sepantasnya para pengemudi mendapatkan kesempatan untuk pulang kampung dengan lebih mudah.
Dia menjelaskan program mudik gratis itu diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya perjalanan para pengemudi ojek online yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
"Program GoMudik ini diharapkan bisa mengurangi atau meringankan biaya perjalanan dan transportasi bagi para mitra driver yang ingin kembali ke kampung halaman," ujar Agus.
Dalam program tersebut, terdapat lima kota tujuan mudik para peserta. Tiga di antaranya berada di Pulau Jawa, yakni Kuningan di Jawa Barat, Semarang di Jawa Tengah, dan Surabaya di Jawa Timur.
Sementara dua destinasi lainnya berada di luar Pulau Jawa, yaitu Lampung dan Palembang.
Baca juga: AHY ingatkan pemudik utamakan keselamatan dan manfaatkan "rest area"
Pada kesempatan itu, Agus sempat menyapa langsung para mitra pengemudi yang akan berangkat mudik. Dia melihat antusiasme dan kebahagiaan para peserta yang tidak sabar untuk kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Dia menilai mudik bukan sekadar perjalanan tahunan, tetapi telah menjadi tradisi khas masyarakat Indonesia yang sarat makna sosial dan kekeluargaan.
"Para mitra driver terlihat begitu semangat dan bersuka cita. Mudik ini bukan hanya perjalanan biasa, tetapi sebuah budaya dan tradisi khas Indonesia," ucap Agus.
Dia menambahkan, momen mudik menjadi semakin bermakna karena berlangsung pada bulan suci Ramadhan, saat umat Muslim memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi dengan keluarga dan kerabat.
"Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, bulan Ramadhan juga menjadi momentum untuk membangun dan menguatkan silaturahmi dengan keluarga dan sahabat di kampung halaman," tutur Agus.
Oleh karena itu, kata dia, pemerintah berkomitmen memastikan arus mudik berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.
Upaya tersebut juga merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar seluruh pihak terkait mendukung kelancaran perjalanan mudik Lebaran.
"Kami di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ingin memastikan perjalanan mudik berjalan aman, lancar, dan nyaman," ujar Agus.
Sementara itu, CEO GoTo Gojek Tokopedia Hans Patuwo mengatakan program GoMudik digelar sebagai bentuk apresiasi kepada para mitra driver yang setiap hari bekerja keras melayani masyarakat.
Dia menyebutkan para pengemudi Gojek tetap bekerja dalam berbagai kondisi cuaca demi memberikan layanan transportasi kepada pengguna.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para driver yang setiap hari benar-benar berjuang, baik saat hujan lebat maupun di bawah terik matahari," ungkap Hans.
Baca juga: Peserta Mudik Gratis Pemprov DKI mulai diberangkatkan 17 Maret
Sampai dengan saat ini, sambung dia, terdapat lebih dari 4.000 mitra pengemudi yang mengikuti program mudik gratis tersebut. Program ini juga memungkinkan para pengemudi membawa anggota keluarga sehingga dapat merayakan Lebaran bersama di kampung halaman.
Hans menambahkan setiap hari, terdapat ratusan ribu mitra pengemudi yang melayani masyarakat di berbagai kota. Namun, pada momen Idul Fitri, para pengemudi juga berhak mendapatkan kesempatan untuk berkumpul kembali dengan keluarga.
"Setahun sekali pada momen Idul Fitri, ada waktu yang sangat istimewa bagi mitra driver kami, yaitu kesempatan untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga tercinta," tutur Hans.
Lebih lanjut, dia menjelaskan program GoMudik itu juga merupakan hasil kerja sama antara Gojek, GoTo, serta pemerintah, termasuk dukungan dari Kementerian Perhubungan. Kolaborasi ini bertujuan mendukung kelancaran arus mudik nasional.
Dia berharap agar program mudik gratis itu dapat membantu para mitra pengemudi melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan arus mudik yang tertib dan terkoordinasi.
"Kami berharap mitra driver dan keluarga bisa mudik dengan tenang, aman, dan nyaman. Program ini juga diharapkan bisa mendukung pemerintah dalam menghadirkan arus mudik yang aman, tertib, dan terkoneksi," ucap Hans.
Dalam kesempatan itu, dia turut menyampaikan apresiasi kepada para mitra pengemudi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat sepanjang tahun.
Menjelang keberangkatan, Hans memberikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa serta harapan agar para peserta mudik sampai di kampung halaman mereka dengan selamat.
Baca juga: BPJS Kesehatan sediakan posko mudik gratis di delapan titik
Baca juga: Kemenhan lepas 27 bus dalam rangka program mudik gratis
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































