Presiden Iran: Akui hak-hak Teheran untuk akhiri konflik Timur Tengah

2 hours ago 2

Teheran (ANTARA) - Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (11/3) mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah adalah dengan mengakui hak-hak Teheran, membayar ganti rugi, dan memberikan jaminan internasional bahwa agresi tidak akan terulang.

"Saat berbicara dengan pemimpin Rusia dan Pakistan, saya menegaskan kembali komitmen Iran terhadap perdamaian di kawasan ini," kata Pezeshkian di X.

"Satu-satunya cara untuk mengakhiri perang ini—yang dipicu oleh rezim Zionis dan AS—adalah dengan mengakui hak-hak sah Iran, pembayaran ganti rugi, dan jaminan internasional yang tegas terhadap kemungkinan agresi di masa depan," imbuhnya.

Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangkaian serangan brutal ke sejumlah target di dalam Iran, termasuk di Teheran, sehingga menimbulkan berbagai kerusakan dan banyak korban jiwa di kalangan warga sipil.

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut.

Iran lantas menanggapi serangan itu dengan melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Presiden Rusia dan Iran bahas situasi Timur Tengah via telepon

Baca juga: Teheran harap Rusia mendukung hak Iran terkait serangan AS-Israel

Baca juga: Putin tegaskan deeskalasi regional ke Presiden Iran Pezeshkian​​​​​​​​​​​​​​

Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |