Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) menyebutkan, pihaknya menyiapkan sekitar 200 mobil tangki air untuk membantu masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman El Nino yang berpotensi memicu kekeringan di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan di Jakarta, Minggu, bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan meningkatkan risiko kekeringan dalam beberapa bulan ke depan. Karena itu, PMI mulai melakukan langkah-langkah antisipatif agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
"Kita akan menggerakkan sekitar 200 mobil tangki untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih akibat kekeringan. PMI harus hadir untuk mengurangi kesulitan masyarakat sebelum masalah menjadi lebih besar," kata JK.
Saat menghadiri acara Peringatan Hari Donor Darah sedunia 2026, JK menyoroti tingginya angka kebakaran permukiman, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Dia menyebut sekitar 90 persen kebakaran terjadi akibat masalah instalasi dan penggunaan listrik yang tidak sesuai standar.
Baca juga: PMI sediakan air minum gratis bagi pekerja lapangan hadapi cuaca panas
Untuk mengurangi risiko tersebut, PMI berencana menggandeng pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan instansi terkait guna melakukan pemeriksaan instalasi listrik di kawasan padat penduduk. Mahasiswa teknik elektro akan dilibatkan bersama relawan PMI untuk memberikan edukasi dan pemeriksaan langsung kepada masyarakat.
"Kebakaran lebih baik dicegah daripada ditangani setelah terjadi. Banyak korban kebakaran berasal dari kelompok masyarakat kurang mampu sehingga dampaknya sangat berat bagi kehidupan mereka," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, JK juga memberikan apresiasi kepada para pendonor darah, organisasi, perusahaan, dan lembaga yang aktif mendukung kegiatan donor darah sebagai bentuk nyata kepedulian kemanusiaan.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu menggantikan fungsi darah manusia secara sempurna. Karena itu, kebutuhan darah hanya dapat dipenuhi melalui donor dari manusia kepada manusia.
"Manusia tidak mampu membuat darah buatan. Ketika ada pasien yang membutuhkan transfusi darah, maka satu-satunya sumber adalah donor dari sesama manusia," kata JK.
Baca juga: PMI: Donor darah perkuat solidaritas-pelayanan kesehatan RI
Menurutnya, donor darah merupakan salah satu bentuk amal kemanusiaan yang sangat mulia karena memberikan bagian paling berharga dari tubuh untuk menyelamatkan kehidupan orang lain.
JK menegaskan bahwa tugas utama PMI adalah mengurangi dan mencegah penderitaan masyarakat, baik akibat bencana alam, kebakaran, kekeringan, maupun kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit.
"Pencegahan adalah bagian penting dari kerja kemanusiaan. PMI harus hadir untuk mengurangi kesulitan masyarakat dan mencegah kesulitan itu terjadi," ujarnya.
Pada acara tersebut, PMI memberikan penghargaan kepada sejumlah individu, organisasi, perusahaan, dan institusi yang dinilai konsisten mendukung program donor darah serta kegiatan kemanusiaan lainnya.
Baca juga: Ketum PMI Jusuf Kalla ajak masyarakat donorkan darah untuk kesehatan
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































