Jakarta (ANTARA) - Polri dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkuat kerja sama berkelanjutan guna mendukung misi perdamaian dunia dengan penekanan utama pada jaminan keamanan dan keselamatan personel yang bertugas di wilayah konflik.
Kerja sama itu dibahas dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police Division (Divisi Kepolisian PBB) yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, dengan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan jajaran, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta, Senin.
Dikutip dari keterangan resmi, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Polri dalam mendukung berbagai misi internasional.
Baca juga: Polri siapkan 350 personel untuk misi perdamaian, termasuk di Gaza
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga Polri dapat terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman personel maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” katanya.
Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas, Polri saat ini menyelenggarakan Annual FPU Commanders Workshop pada 20–24 April 2026 serta akan melaksanakan Annual Commanders Strategic Course pada Juli mendatang sebagai upaya sistematis dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam misi internasional.
Dalam kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan 140 personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah dan 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi, yaitu:
- 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah)
- 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan)
- 9 personel di MONUSCO (Republik Demokratik Kongo)
- 6 personel di UNFICYP (Siprus)
- 3 personel di UNISFA (Abyei).
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan personel merupakan prioritas utama.
Baca juga: Polri ungkap berbagai modus operandi praktik haji ilegal
Polri, ujar dia, akan memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan PBB guna memastikan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.
“Keselamatan personel adalah prioritas utama. Kami berharap melalui kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan, tidak ada lagi korban jiwa di kalangan penjaga perdamaian dunia,” ucapnya.
Sementara itu, United Nations Police Adviser Faisal Shahkar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri.
“Kami akan terus mengembangkan dan memperkuat kerja sama ini guna meningkatkan kontribusi bersama dalam misi perdamaian dunia,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan di berbagai misi, personel Polri menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan adaptasi yang baik dalam memenuhi standar operasional PBB.
Baca juga: Polri tangkap pemilik rekening buat transaksi narkoba Koko Erwin dan "The Doctor"
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































