Batam (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Barelang, Polda Kepulauan Riau pada Jumat, menggelar aksi kepedulian sosial untuk pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat di wilayah Kota Batam.
Aksi sosial tersebut seperti pembagian paket makanan "Jumat Berkah" dan shalat ghaib untuk almarhum Affan Kurniawan, yang meninggal usai terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis (28/8).
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Kabag SDM Porlesta Barelang Kompol Rio Reja Parindra.
Shalat gaib digelar di Masjid Jihadul Muharram Mapolresta Barelang diikuti personel Polresta Barelang.
Menurut Rio, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Polresta Barelang terhadap insiden yang terjadi.
Selain mendoakan almarhum, doa bersama juga ditujukan untuk keselamatan Bangsa Indonesia serta memohon agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga dalam suasana damai.
Kemudian, kegiatan Jumat Berkah selain menyasar pengemudi ojol, juga masyarakat yang melintas di sejumlah titik wilayah hukum Polresta Barelang.
Kabagops Satlantas Polresta Barelang Ipda Yudhi Patra menambahkan, kegiatan ini tidak hanya sekedar berbagi makanan, juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan penting terkait keselamatan berkendaraan.
"Kami terus mengingatkan agar masyarakat dan pengemudi ojek online mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan diri, serta berperan aktif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas," kata Yudhi.
Selain menumbuhkan rasa kepedulian, lanjut dia, kegiatan Jumat berkah ini menjadi sarana memperkuat kedekatan antara polisi lalu lintas dengan warga di lapangan.
"Kami juga ingin lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memberikan semangat kepada rekan-rekan ojek online agar selalu tertib berlalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan di jalan," ujarnya.
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.