Polisi libatkan labfor selidiki kebakaran gudang farmasi RSUD Ponorogo

1 day ago 7

Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo menggandeng Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur untuk menyelidiki penyebab kebakaran gudang farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo, Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, Senin, mengatakan, olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan pada Senin siang, menyusul kebakaran yang terjadi pada Minggu (4/1) sore.

"Tim Satreskrim bersama Labfor Polda Jawa Timur melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran. Kesimpulan sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik," kata dia.

Ia menjelaskan, proses olah TKP berlangsung hampir dua jam dengan menyisir seluruh area gudang farmasi dua lantai yang berada bersebelahan dengan gedung Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Harjono.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, baik lantai satu maupun lantai dua gudang farmasi sama-sama terdampak kebakaran dengan tingkat kerusakan yang relatif serupa.

"Di lantai dua, sekitar 25 persen area terdampak, baik dokumen maupun obat-obatan. Lantai satu kondisinya hampir sama," ujarnya.

Imam menambahkan, gudang farmasi tersebut menyimpan berbagai stok obat-obatan serta dokumen penting, di antaranya kwitansi, resep obat pasien, hingga dokumen farmasi dan rekam medis dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Dalam olah TKP tersebut, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berasal dari titik awal munculnya api.

Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman sehingga belum dapat merinci jenis barang bukti yang diamankan.

"Kami sudah mengamankan beberapa barang bukti dari lokasi yang diduga menjadi titik awal kebakaran. Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan," katanya.

Kebakaran gudang farmasi RSUD dr Harjono terjadi pada Minggu sore.

Api pertama kali diketahui muncul dari lantai dua sekitar pukul 16.15 WIB sebelum kemudian menjalar ke lantai dasar.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan empat unit mobil pemadam dibantu dua unit truk tangki air milik BPBD Ponorogo.

Setelah lebih dari dua jam, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pembasahan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan pelayanan rumah sakit, termasuk Instalasi Gawat Darurat serta ruang rawat inap, dipastikan tetap berjalan.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |