Polda Sumbar salurkan bantuan logistik Mabes Polri ke korban bencana

7 hours ago 4

Solok (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda), Sumatra Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan logistik yang diterima dari Mabes Polri pada pada Sabtu (29/11), kepada korban bencana alam dengan prioritasnya adalah daerah yang terdampak terparah dan angka pengungsinya tinggi.

Bantuan diterima langsung oleh Kepala Biro Logistik Polda Sumbar Kombes Pol Faried Zulkarnain, Dirpolairud Kombes Pol Marsdianto, serta Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

"Bantuan dari Mabes Polri telah kami terima dan akan kami salurkan kepada korban bencana dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya di Padang, Sabtu.

Ia menerangkan bantuan yang mendarat hari itu adalah tahap pertama dengan total logistik mencapai 2.507,5 kilogram, diperuntukkan bagi kebutuhan warga di wilayah Kota Padang.

Sementara itu untuk bantuan tahap kedua dijadwalkan akan mendarat di Sumbar pada Senin mendatang, sesuai dengan kapasitas angkut pesawat.

Bantuan dari Mabes Polri itu terdiri dari berbagai kebutuhan dasar masyarakat dan peralatan penanganan bencana alam.

Baca juga: Prabowo: Kebutuhan pengungsi di Sumatra terus didukung pemerintah

Untuk kebutuhan sosial masyarakat logistik yang ada terdiri dari 1.000 pampers, 500 pembalut, 500 stel pakaian sekolah, 500 tas sekolah, 1.000 botol minyak angin, 1.000 botol minyak telon.

Kemudian 1.000 bungkus krim anti nyamuk, 2.000 bungkus nasi cepat saji, 100 buah kasur lipat, 500 dus air mineral, serta 2.000 buah selimut.

Sementara itu untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), bantuan berupa 300 unit velbed, 15 unit tenda pleton, lima chainsaw, 200 paket MTP, dan tiga unit perahu karet, 100 unit pelampung, 100 buah sekop, serta 100 jas hujan.

"Seluruh logistik ini menjadi bagian penting untuk menunjang kebutuhan para pengungsi sekaligus memperkuat upaya penanganan bencana di lapangan oleh personel gabungan," jelasnya.

Susmelawati Rosya menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan akan diprioritaskan untuk daerah dengan dampak terparah dan jumlah pengungsi tertinggi.

Lima wilayah yang menjadi prioritas utama yakni Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang.

Wilayah-wilayah ini dinilai mengalami kerusakan signifikan berupa banjir besar, longsor dengan areal yang luas, rusaknya rumah warga, hingga terganggunya fasilitas umum.

Ia menerangkan bantuan juga akan disalurkan ke wilayah terdampak menengah seperti Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman.

"Polda Sumbar terus mengoptimalkan langkah pendataan, pengecekan, dan konsolidasi agar pendistribusian bantuan berlangsung efektif, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat di titik-titik yang paling membutuhkan," jelasnya.

Baca juga: Mendagri serahkan bantuan untuk warga terdampak bencana Aceh

Baca juga: Kepala Basarnas pimpin langsung evakuasi udara korban banjir Sumbar

Baca juga: Kemensos terbangkan langsung obat-dapur umum ke Aceh, Sumut, Sumbar

Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |