PNM lakukan pemberdayaan seiring pembiayaan usaha ultra mikro

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - PT Permodalan Nasional Madani (PMN) berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan terhadap usaha ultra mikro seiring dengan program pembiayaan untuk lebih memperkuat kelompok usaha tersebut.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan pendekatan tersebut menjadi fondasi utama PNM dalam mendampingi usaha ultra mikro sehingga pengusaha segmen ini mampu benar-benar tumbuh dan naik kelas.

"PNM meyakini bahwa pembiayaan harus berjalan seiring dengan pemberdayaan. Kami tidak hanya menyalurkan modal, tetapi juga hadir mendampingi, membangun kapasitas, dan menumbuhkan kepercayaan diri nasabah agar usaha mereka bisa bertahan dan berkembang secara berkelanjutan," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia dari perspektif ekonomi mikro, masalah utama pengusaha ultra mikro bukan hanya keterbatasan modal, melainkan juga keterbatasan kapasitas.

Banyak pelaku usaha memiliki akses pasar yang terbatas, pencatatan keuangan yang minim, literasi usaha yang rendah, serta rentan terhadap guncangan eksternal mulai dari fluktuasi harga hingga bencana alam.

Pembiayaan memang penting sebagai bahan bakar awal, lanjutnya namun tanpa pemberdayaan, modal finansial berisiko menjadi beban.

"Kredit yang tidak dibarengi peningkatan kapasitas akan sulit mendorong produktivitas, apalagi pertumbuhan usaha," katanya.

Dodot menegaskan pemberdayaan dalam konteks ini mencakup pendampingan usaha, penguatan literasi keuangan, pembentukan disiplin kelompok, hingga penanaman kepercayaan diri sebagai pelaku ekonomi.

"Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan survivability (ketahanan) usaha ultra mikro bukan hanya bertahan dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki peluang naik kelas," ujarnya.

Melalui pembiayaan ultra mikro yang disertai pendampingan rutin dan berbasis kelompok, lanjutnya, PNM menempatkan para ibu-ibu pengusaha yang tergabung dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) bukan semata sebagai debitur, melainkan sebagai mitra dalam pembangunan ekonomi.

Dodot menyatakan ekosistem pemberdayaan dan pembiayaan yang dibangun oleh PNM menciptakan multiplier effect atau dampak ganda yang lebih kuat. Peningkatan kapasitas individu akan berdampak pada produktivitas usaha, stabilitas pendapatan rumah tangga, hingga ketahanan ekonomi komunitas lokal.

Menurut dia keberhasilan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya penyaluran dana, tetapi dari sejauh mana mereka mampu mengelola, mengembangkan, dan mempertahankan usahanya hingga memberi dampak sosial bagi lingkungan sekitarnya.

"Pembiayaan bukan tujuan akhir namun pemberdayaanlah yang akan menentukan apakah pengusaha ultra mikro mampu benar-benar tumbuh dan naik kelas," katanya.

Baca juga: Pemberdayaan perempuan prasejahtera jadi ciri khas PNM di industri keuangan

Baca juga: PNM dorong pemberdayaan program ULaMM untuk menguatkan UMKM

Baca juga: PNM buktikan pemberdayaan buka jalan kesejahteraan masyarakat pesisir

Pewarta: Subagyo
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |