PKB kutuk tindakan AS dan Israel terhadap Ali Khamenei

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengutuk keras tindakan Amerika Serikat (AS) bersama Israel terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Kami mengutuk keras tindakan pembunuhan politik melalui operasi militer terhadap pemimpin negara berdaulat," ujar Ketua DPP PKB Bidang Kerja Sama Luar Negeri Luluk Nur Hamidah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, serangan yang dilakukan AS bersama Israel tersebut tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional, tidak dapat diterima dalam norma kemanusiaan, dan berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas dunia.

Ia mengatakan bila praktik yang dilakukan AS dan Israel tersebut dibiarkan, maka dunia bergerak menuju sistem internasional yang diatur oleh kekuatan militer, bukan hukum.

"Hari ini Iran menjadi target. Besok, negara mana pun dapat mengalami hal yang sama. Ketika pembunuhan terhadap pemimpin negara dianggap sah, maka tidak ada lagi jaminan keamanan bagi bangsa mana pun," katanya.

Lebih lanjut, dia memandang tindakan terhadap pemimpin Iran tersebut dapat terjadi karena ketiadaan sanksi tegas terhadap berbagai pelanggaran kemanusiaan sebelumnya, khususnya seperti tindakan Israel kepada Palestina.

"Ketika keadilan tidak ditegakkan secara konsisten, konflik akan semakin meluas," ujarnya.

Oleh sebab itu, dia mengatakan DPP PKB menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk melakukan penyelidikan independen dan transparan atas serangan AS-Israel kepada Iran dan menjatuhkan sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran hukum internasional tanpa standar ganda termasuk kepada Israel dan AS yang mendukungnya.

Kemudian, mendorong deeskalasi konflik dan membuka jalur diplomasi serta melindungi rakyat sipil dari dampak konflik yang semakin luas di kawasan Timur Tengah.

"Ketidakadilan global hari ini adalah ancaman bagi perdamaian dunia esok. Jika dunia terus diam, maka yang akan tumbuh bukan stabilitas, melainkan spiral konflik tanpa akhir," katanya.

Adapun, dia mengatakan DPP PKB juga menyatakan solidaritas kepada rakyat Iran.

"Semoga mereka diberi kekuatan dan ketabahan, dan semoga dunia internasional memiliki keberanian moral untuk menegakkan keadilan dan perdamaian sejati," ujarnya.

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Pada kesempatan berbeda, Presiden AS Donald Trump menyatakan militer AS telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran.

Salah satu serangan AS dengan Israel berupa tujuh roket yang menghantam Teheran dan dekat dengan kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Kemudian, Iran meluncurkan serangan roket terhadap Israel, dan sejumlah target lain di Qatar, Uni Emirat Arab hingga Bahrain.

Adapun, Kementerian Luar Negeri RI mengatakan Presiden Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Pada 1 Maret 2026, pihak pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya Ali Khamenei, dan menyatakan masa berkabung 40 hari serta libur kerja selama seminggu.

Baca juga: MUI sampaikan duka mendalam atas gugurnya Ali Khamenei

Baca juga: Sekjen Gelora: Serangan Israel-AS ke Iran picu perang kawasan

Baca juga: Akademisi sebut serangan AS-Israel ke Iran langgar Piagam PBB

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |