Jakarta (ANTARA) - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan studi banding ke Bidang Humas (Bidhumas) Polda Metro Jaya dalam rangka memperkuat strategi komunikasi publik di tengah perkembangan informasi digital.
Ketua Tim Humas PPATK Tri Andrianto mengapresiasi materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pembelajaran terkait pengelolaan komunikasi publik.
“Kami mendapat banyak wawasan baru terkait strategi komunikasi publik, khususnya di era digital,” kata Tri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Dia pun berharap ke depan, kerja sama antara PPATK dan Bidhumas Polda Metro Jaya dapat terus terjalin demi penguatan fungsi kehumasan.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kedua institusi dalam menghadapi tantangan komunikasi publik yang semakin dinamis," ujar Tri.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan studi banding ke Bidang Humas (Bidhumas) Polda Metro Jaya dalam rangka memperkuat strategi komunikasi publik di tengah perkembangan informasi digital di Ruang M2C Bidhumas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/4/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya. Baca juga: Polisi kerahkan 4.500 personel amankan Paskah di Jakarta
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan komunikasi publik harus dilakukan secara cepat, tepat, dan berbasis fakta agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Informasi yang disampaikan ke publik harus akurat, berimbang, dan mudah dipahami,” tutur Budi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Menurut Budi, pengelolaan media digital merupakan salah satu kunci dalam menghadapi derasnya arus informasi saat ini.
"Selain itu, sinergi internal dan sistem komunikasi satu pintu dinilai penting untuk menjaga konsistensi informasi," ungkap Budi.
Studi banding tersebut dilaksanakan di Ruang M2C Bidhumas Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis (2/4), yang dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dan diikuti jajaran Bidhumas serta tim Humas PPATK.
Baca juga: Polisi: Identitas pelaku pembunuhan di Cikeas sudah diketahui
Baca juga: Polda Metro Jaya ungkap praktik clandestine lab di Jaktim
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































