Pentagon gelar kontes startup, seleksi pemasok 300.000 drone serang

3 weeks ago 27

Washington (ANTARA) - Pentagon berencana mengadakan kontes bagi perusahaan kecil dan rintisan untuk memilih pemasok 300.000 drone serang berukuran kecil, lapor The Washington Post pada Senin.

Kompetisi yang berlangsung selama 18 bulan tersebut akan memperebutkan kontrak pertahanan senilai 1,1 miliar dolar AS.

Dana tersebut diperkirakan cukup untuk membeli ratusan ribu drone serang.

Dalam rancangan anggaran pertahanan tahun depan, tercantum alokasi 54,6 miliar dolar untuk mendanai unit perang drone yang diperluas secara signifikan.

Pentagon memperkirakan militer AS harus membeli drone kecil dalam jumlah besar setiap tahun.

Harga satu unit sekitar 5.000 dolar, dan sistem tersebut dirancang sebagai perlengkapan sekali pakai, sehingga kerugian di medan tempur tidak dianggap kritis bagi anggaran.

Di antara peserta unggulan adalah perusahaan Inggris Skycutter dan perusahaan AS Neros, yang didirikan mantan juara balap drone Soren Monroe-Anderson.

Neros sudah bekerja sama dengan Angkatan Darat dan Korps Marinir AS.

Pentagon berencana mempersempit daftar peserta menjadi tiga hingga lima pemasok utama.

Untuk itu, militer melakukan serangkaian uji coba dalam kondisi menyerupai misi tempur.

Tahap pertama kontes berlangsung Februari lalu di Fort Benning, Georgia, dengan 26 perusahaan diundang.

Peserta diberi waktu dua jam untuk melatih pilot militer menggunakan sistem mereka, sebelum drone diuji di lapangan.

Tugas yang diberikan antara lain menghantam target seukuran meja pada jarak hingga sembilan km serta meledakkan bahan peledak di dalam bangunan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Iran serang kapal AS dengan drone sebagai balasan penyitaan kapal

Baca juga: Houthi Yaman tembak jatuh "drone" MQ-9 Reaper milik AS

​​​​​​​

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |