Bandarlampung (ANTARA) - Pengelola Tol Bakter menggelar operasi microsleep di Rest Area KM 116 B Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026.
"Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kelelahan pengemudi, khususnya pada waktu dini hari bagi pengguna jalan yang menempuh perjalanan jarak jauh selama musim mudik," kata Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, di Bandarlampung, Sabtu.
Ia menyebutkan, selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan self-assessment terhadap kondisi fisik pengemudi serta pengecekan kondisi kendaraan pengguna jalan yang melintas maupun yang singgah di Rest Area KM 116 B.
"Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi yang cukup prima untuk melanjutkan perjalanan serta kendaraan berada dalam kondisi aman dan layak jalan," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan pengguna jalan tol, khususnya pada periode arus mudik yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.
“Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama kami. Melalui kegiatan operasi microsleep ini, kami ingin mengingatkan para pengemudi agar selalu memperhatikan kondisi fisik selama perjalanan, terutama pada waktu dini hari yang sangat rentan terhadap rasa kantuk," ujar Wayan
Baca juga: ITS berangkatkan 27 armada bus mudik gratis bagi 1.180 sivitas
Pihaknya mengimbau agar pengguna jalan tidak ragu memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk.
Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan mengenai bahaya microsleep, yaitu kondisi tertidur sesaat secara tidak disadari akibat kelelahan saat berkendara.
Dalam sosialisasi tersebut, pengguna jalan diimbau untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila mulai merasakan kantuk dan disarankan untuk beristirahat sejenak di rest area yang tersedia guna memulihkan kondisi fisik sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
"Petugas juga melakukan pemasangan scotlight atau stiker reflektif pada bagian belakang kendaraan truk maupun pick up yang belum dilengkapi perangkat reflektif," katanya.
Pemasangan scotlight ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas kendaraan pada malam hari sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada kendaraan angkutan barang.
Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran para pengguna jalan terhadap pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara semakin meningkat, serta memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk.
"Dengan demikian, perjalanan mudik Lebaran 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan," tambah I Wayan Mandia.
Baca juga: Wakapolri ingatkan pemudik untuk berhati-hati
Pewarta: Agus Wira Sukarta
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026


















































