Pencarian dua korban banjir bandang Pulau Siau diperpanjang

3 hours ago 4

Manado (ANTARA) - Operasi pencarian terhadap dua korban banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, diperpanjang.

"Penambahan waktu operasi dilakukan karena meskipun pencarian telah memasuki hari ke tujuh, hingga kini kedua korban belum ditemukan," kata Kepala Kantor Basarnas Sulawesi Utara George Mercy Randang, di Manado, Senin.

Menurut Goorge, perpanjangan waktu operasi pencarian dilakukan berdasarkan permintaan pemerintah daerah yang masih menetapkan status tanggap darurat serta hasil koordinasi dengan Direktur Operasi Basarnas Pusat.

“Penambahan waktu operasi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus melakukan upaya maksimal dalam pencarian korban, sesuai permintaan pemerintah daerah dan hasil koordinasi dengan Basarnas pusat,” ujarnya.

Dalam perpanjangan operasi ini, tim SAR gabungan akan memfokuskan pencarian di dua titik utama, yakni lokasi kejadian perkara (LKP) rumah korban serta wilayah pesisir Kepulauan Siau.

Baca juga: 691 KK terdampak banjir bandang di Sitaro Sulawesi Utara

Titik tersebut dinilai memiliki potensi ditemukannya korban akibat aliran material banjir bandang.

Selain itu, Kepala Basarnas Sulawesi Utara juga mengajak seluruh keluarga korban dan masyarakat Kepulauan Siau untuk terus mendoakan agar kedua korban dapat segera ditemukan.

“Kami mohon doa dan dukungan dari keluarga serta seluruh masyarakat Kepulauan Siau, semoga dalam perpanjangan operasi ini kedua korban dapat segera ditemukan,” katanya.

Dua warga yang masih dinyatakan hilang yaitu Adris Pianaung dan Leon Pianaung, keduanya warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur.

Operasi SAR akan terus dilaksanakan dengan melibatkan unsur terkait, dengan mengedepankan keselamatan personel serta efektivitas pencarian di lapangan.

Baca juga: Korban meninggal akibat banjir bandang di Pulau Siau jadi 17 orang

Banjir bandang menghantam beberapa kampung/kelurahan di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro pada Senin (5/1) dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |