Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta, pemulihan permukaan jalan usai adanya proyek galian yang ada di ibu kota perlu dipercepat, karena ketika tidak ditangani akan membahayakan bagi pengguna jalan.
"Tidak boleh ada pekerjaan bawah tanah yang selesai, tetapi permukaan jalannya dibiarkan terbuka berbulan-bulan. Bagi warga, yang mereka lihat adalah jalan berlubang dan macet," kata Wibi di Jakarta, Senin.
Ia menyoroti banyaknya titik galian proyek utilitas dan saluran air limbah di Jakarta yang tidak segera dipulihkan setelah pekerjaan bawah tanah selesai.
Kondisi tersebut kata dia, dapat memicu kemacetan, membahayakan pengguna jalan, serta menunjukkan lemahnya koordinasi antar instansi dan kontraktor pelaksana.
"Yang menjadi masalah bukan sekadar proyeknya, tetapi koordinasinya," ujarnya.
Menurut dia, proyek saluran air limbah, pipanisasi, maupun pekerjaan utilitas lainnya memang penting untuk kepentingan jangka panjang. Namun, pelaksanaannya tidak boleh mengorbankan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Wibi menilai, kerap terjadi pemisahan tanggung jawab antara kontraktor yang melakukan pengeboran dan kontraktor yang bertugas menutup kembali permukaan jalan. Situasi ini, kata dia, berpotensi menimbulkan kekosongan pengawasan.
"Tidak boleh ada alasan beda kontraktor lalu tanggung jawabnya terputus. Yang menggali harus memastikan penutupan dilakukan dengan tuntas. Jakarta bukan kota uji coba yang terus di bobok tanpa pemulihan," katanya.
Ia meminta, Pemprov DKI segera menginventarisasi seluruh titik galian yang pekerjaan bawah tanahnya telah selesai, tetapi belum ditutup permanen.
Selain itu, Wibi mendorong adanya batas waktu maksimal untuk pemulihan permukaan jalan serta penerapan sanksi tegas bagi pelaksana yang lalai.
"Proyek strategis nasional sekalipun tidak boleh menjadi sumber kemacetan permanen. Kalau pembiaran terjadi sampai berbulan-bulan, itu bukan lagi kendala teknis, melainkan kelalaian dalam tata kelola,” ujarnya.
Baca juga: Air got berbau menyengat genangi jalanan di Jakarta Barat
Baca juga: Uji keandalan Chagan Lumin yang imut di jalanan Jakarta
Baca juga: Pengguna Transjakarta lega jalanan Jakarta kembali lancar
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































