Pemprov Papua sambut peluang kerja sama layanan kesehatan dengan PNG

2 weeks ago 19
dan hasil penilaian yang dilakukan pihak Papua Nugini terhadap sejumlah rumah sakit di Papua mendapat respons positif, sehingga membuka peluang penguatan kerja sama pelayanan kesehatan ke depan.

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyambut baik peluang kerja sama layanan kesehatan dengan Papua Nugini (PNG) karena dinilai tidak hanya meningkatkan akses pelayanan kesehatan lintas batas, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah itu.

Asisten Bidang Umum Sekretariat Daerah Papua Suzana Wanggai di Jayapura, Senin, mengatakan ketertarikan pemerintah dan masyarakat Papua Nugini terhadap fasilitas kesehatan di Papua merupakan peluang yang perlu dimanfaatkan dan dikelola dengan baik.

"Pada beberapa waktu lalu pemerintah PNG telah melakukan kunjungan ke kami guna melihat langsung pusat layanan kesehatan di Papua yakni RSUD Dok II Jayapura dan RSUP Jayapura," katanya.

Menurut Suzana, dan hasil penilaian yang dilakukan pihak Papua Nugini terhadap sejumlah rumah sakit di Papua mendapat respons positif, sehingga membuka peluang penguatan kerja sama pelayanan kesehatan ke depan.

"Oleh sebab itu ke depan kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan layanan rumah sakit di Papua sehingga berpotensi menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat Papua Nugini, terutama warga yang berada di wilayah perbatasan seperti Vanimo dan sejumlah provinsi terdekat lainnya," ujarnya.

Suzana menjelaskan pemerintah daerah bersama instansi kesehatan terkait akan melakukan pembahasan lebih lanjut guna mempersiapkan berbagai aspek pendukung, termasuk peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien dari luar negeri.

"Karena selain manfaat di sektor kesehatan, kerja sama tersebut diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang luas karena kedatangan pasien dan keluarga tentu membutuhkan transportasi, akomodasi, makanan dan berbagai layanan lainnya. Ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berharap kerja sama kesehatan lintas batas tersebut dapat dikawal dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi kedua wilayah sekaligus memperkuat posisi Papua sebagai pusat layanan kesehatan di kawasan perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

"Jika dikelola dengan baik, maka bukan hanya pelayanan kesehatan yang meningkat, tetapi juga pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua akan semakin berkembang," katanya.

Baca juga: Pemprov: Pembangunan Papua harus hormati hak masyarakat adat

Baca juga: Pemprov PBD-Australia kolaborasi bangun SDM lewat Program Kita Sehat

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |