Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua menyiapkan 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami untuk ditanami padi sebagai upaya mendukung program swasembada pangan di Tanah Papua.
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Minggu, mengatakan potensi lahan pertanian di Distrik Muara Tami sampai ke kawasan perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) masih tersedia untuk dikembangkan.
"Saat ini sudah tersedia sekitar 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami yang siap untuk ditanami padi dan ada juga lahan yang telah ditanami padi," katanya.
Menurut Rollo, dengan masih tersedianya lahan potensial maka pihaknya mengusulkan tambahan program cetak sawah seluas 200-300 hektare lahan di daerah ini.
"Bila ke depan, ada peluang pengembangan lebih lanjut kami masih memiliki lahan yang dapat disiapkan hingga kawasan perbatasan untuk mendukung ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Dia menjelaskan Pemkot Jayapura juga telah mengusulkan kepada Kementerian Pertanian terkait pengembangan komoditas perkebunan khususnya kakao di wilayah tersebut.
"Sehingga kami meminta dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan perkebunan kakao seluas 100 hektare di wilayah Kota Jayapura," katanya lagi.
Dia menambahkan melalui dukungan pemerintah pusat diharapkan sektor pertanian dan perkebunan di Distrik Muara Tami dapat berkembang lebih optimal.
"Selain itu juga memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung target swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah," ujarnya.
Baca juga: Mentan Amran fokus wujudkan "pesta panen" pertanian di Papua
Baca juga: Masa depan ketahanan pangan yang inklusif bagi orang asli Papua
Pewarta: Ardiles Leloltery
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































