Kisah Angel, sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

1 hour ago 1
Angel tidak menyangka posisi sukarelawan yang tidak dia harapkan sebelumnya malah membuatnya harus berinteraksi dengan para legenda hidup sepak bola

Mexico City (ANTARA) - Angelia Hutabarat sudah berpasrah diri saat namanya tak lekas muncul dalam pengumuman peserta yang lolos dalam tahap pertama seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026 yang berlangsung di tiga negara; Meksiko, Kanada, AS.

“Seharusnya bulan Februari 2026 pengumuman tersebut sudah diterima, tetapi saat itu saya belum juga mendapatkannya,” kata warga negara Indonesia yang telah bermukim di Meksiko sekitar 10 tahun itu.

Sempat menganggap dirinya tidak diterima, Angel melanjutkan kembali aktivitasnya sebagai karyawan di salah satu perusahaan di Mexico City.

Namun, kejutan pun tiba di bulan Maret 2026. Tak disangka-sangka surat elektronik dari federasi sepak bola dunia, FIFA, muncul di beranda gawai elektroniknya.

“Puji Tuhan ternyata isi email tersebut adalah saya diterima sebagai volunteer FIFA World Cup 2026 di Mexico City,” kata Angel.

Dalam pengumuman tersebut Angel diterima sebagai petugas yang melayani tamu VIP FIFA di salah satu hotel besar dI Mexico City.

Sebelum diterima sebagai sukarelawan Piala Dunia 2026 ini, Angel harus melalui beberapa tahap yang tidak mudah. Ada ribuan, atau bahkan puluhan ribu peserta lainnya yang Angel sisihkan untuk dapat terpilih sebagai sukarelawan.

“Secara global peserta yang mendaftar sebagai volunteer ada satu juta, sementara di negara Meksiko ada puluhan ribu orang,” kata Angel yang telah tinggal di Meksiko sejak berumur 10 tahun itu.

Dari jumlah tersebut, dia harus melalui seleksi awal yaitu mengunggah sejumlah berkas kelengkapan dan mengisi data tentang asal negara, tempat tinggal, serta bahasa apa saja yang dikuasai, juga pengalaman sebelumnya sebagai sukarelawan apa saja. Tahapan ini dimulai Angel sejak September 2025.

Dari tahap awal tersebut, kata Angel, ada 15.000 orang di Meksiko yang lolos untuk selanjutnya melalui tahap kedua yaitu tes wawancara pada Oktober 2025.

Dalam tahap wawancara, Angel harus melalui pertanyaan-pertanyaan yang lebih tajam dari FIFA tentang keseriusan dirinya sebagai sukarelawan di Piala Dunia, seperti alasan kenapa ingin menjadi sukarelawan hingga posisi apa yang Angel harapkan bila terpilih.

“Saat itu saya ingin menjadi petugas pelayanan di Estadio Ciudad de Mexico atau Azteca,” kata Angel. Akan tetapi, setelah tahap tersebut FIFA memberikan penawaran melalui surat elektronik bahwa dirinya menjadi petugas pelayanan tamu VIP di salah satu hotel.

“Sedikit kecewa, tetapi akhirnya saya terima,” kata gadis yang mahir berbahasa Inggris dan Spanyol itu.

Angelia Hutabarat berpose dengan rekan-rekannya sesama sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (ANTARA FOTO/dokumentasi pribadi Angelia Hutabarat.) (ANTARA FOTO/dokumentasi pribadi Angelia Hutabarat.)

Keberuntungan

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |