Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara (Jakut) melakukan verifikasi terhadap masyarakat setempat yang mengikuti program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Verifikasi dilakukan sesuai jadwal masing-masing klaster. Di wilayah Jakarta Utara, pada hari pertama, klaster pertama tercatat 33 pendaftar dengan total 88 orang,” kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Rudi Saptari Sulesuryana di Jakarta, Senin.
Kemudian pada hari kedua, terdapat 11 pendaftar dengan total 36 penumpang.
Menurut Rudi, jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah hingga menjelang keberangkatan pada 16 dan 17 Maret 2026.
Dia pun berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan tertib, melengkapi dokumen persyaratan, dan menjaga kesehatan.
“Pemudik jangan membawa barang berlebihan maupun perhiasan demi keselamatan bersama,” ujar Rudi.
Dia menegaskan program Mudik Gratis 2026 merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, tertib, dan terjangkau bagi masyarakat.
“Setiap tahunnya, Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan menyelenggarakan mudik gratis. Tahun ini, tersedia kuota 26.440 penumpang dengan 661 unit bus, serta 900 sepeda motor yang diangkut menggunakan 30 truk,” tutur Rudi.
Baca juga: Jakbar verifikasi data 802 peserta mudik gratis Pemprov DKI
Dia memaparkan pada tahun ini, terdapat 20 terminal tujuan untuk penumpang dan enam kota tujuan untuk pengangkutan sepeda motor.
Untuk memperluas jangkauan informasi terkait program tersebut, pihaknya tidak hanya mengandalkan media sosial, tetapi juga melakukan sosialisasi langsung di sejumlah titik keramaian, seperti Pasar Rawabadak, Kawasan Berikat Nusantara, Pasar Lontar, dan Central Cakung Business Park.
Program mudik gratis dibagi dalam tiga klaster pendaftaran. Klaster pertama meliputi Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap pada 22-24 Februari 2026.
Klaster kedua mencakup Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan pada 25-27 Februari 2026.
Sementara klaster ketiga meliputi Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo pada 28 Februari-2 Maret 2026.
Rudi menambahkan truk pengangkut sepeda motor diberangkatkan dari Terminal Pulo Gadung pada 16 Maret 2026, sedangkan penumpang diberangkatkan dari kawasan Monas pada 17 Maret 2026.
"Arus balik sepeda motor dijadwalkan pada 26 Maret dan penumpang pada 27 Maret 2026," ungkap Rudi.
Baca juga: 259 penumpang sudah daftar Mudik Gratis Pemprov DKI di Jaksel
Baca juga: Cegah pendaftar ganda, Pemkot Jaktim perketat verifikasi mudik gratis
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































